Kapolri Belum Berikan Tanggapan Terkait Direskrimsus Polda Kalsel Blokir Ketum FRN

Kamis, 3 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi

Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Istilah Polisi Gettrin yang dikumandangkan Kapolri Jenderal Drs Pol Listyo Sigit Prabowo MSi, terkait tanggapi keluhan masyarakat, jangan kaku dengan Wartawan, ketika ada konfirmasi dari wartawan ditanggapi, jangan diblokir, ternyata tidak semua Program Kapolri diterima bawahannya.

Itu terbukti salah satu PJU dilingkungan Polda Kalimantan Selatan memblokir salah satu Wartawan Senior yang juga Ketua Umum Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri, hanya gara-gara foto sosialisasi Kapolri Tentang Pencopotan PJU yang tidak peka terhadap wartawan.

Ketahuan diblokirnya nomor WhatsApp Ketum Fast Respon Nusantara (FRN) saat mengkonfirmasi terkait dugaan masih beroperasinya koridor Batubara di Kalimantan Selatan.

Baca Juga :  Jelang Bulan Suci Ramadhan 1445 H, Harga Daging Ayam Potong Mulai Naik Dikisaran Rp50 Perkg

”Pertama saya share foto Kapolri tentang pesan pesan miril TB 1, saat saya konfirmasi soal Batubara di Koridor ternyata sudah di Blokir,” tegas Agus Flores, Kamis (03/11/2022).

Sedangkan Direskrimsus Polda Kalimantan Selatan, memberikan tanggapan hal tersebut , menurut Kombes Pol Suhasto pemblokiran nomor WhatsApp Ketum FRN Agus FLores, karena tidak memperkenalkan diri pada saat mengeshre foto Kapolri dalam menyampaikan saran-saran moril kepada Direskrimsus se-Indonesia.

Sedangkan ketahuan di blokir ketika saat Agus Flores Ingin mengkonfirmasi terkait maraknya Koridor Batubara di Kalimantan Selatan, menurutnya lebih dahulu diblokir , baru diketahuinya.

Baca Juga :  Rangkaian Peringatan HUT Kemenkumham RI ke-78, Rutan Sumenep Gelar Bersih Makam di TMP Jokotole

Direskrimsus Polda Kalsel menambahkan bahwa pemblokiran dilakukan karena Ketum FRN tersebut tidak memperkenalkan namanya, hanya mengeshare foto tentang bahwa Direskrimsus respek terhadap wartawan.

”Dia tanpa permisi ke saya masukkan saya dalam grup., harusnya permisi dulu dong ya perkenalkan diri, itu etika nya,” tegas Direskrimsus Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol. Suhasto, S.I.K., M.H.

Suhasto juga mengatakan dirinya tidak mengetahui bahwa nomor yang di blokir nomornya Ketum Fast Respon Nusantara (FRN).

”Karena tidak ada tercantum namanya saat WhatsApp pertama masuk,” tegasnya.

Baca Juga :  Sumenep Gelar Pembinaan Massal: 30 Atlet Siap Tempur di Jatim Open dan Blitar Open 2026

Alasan lain pemblokiran karena seorang Ketum FRN tidak etis mengirim WhatsApp seperti itu.

”Kalau perkenalkan sebagai wartawan pasti saya Respon,” tegasnya.

Sedangkan ketika wartawan Nasional Suara Merdeka (NSM) TV, mempertanyakan apakah harus di Blokir Nomor ketika tidak memperkenalkan nama, termasuk masyarakat tidak memperkenalkan namanya.

Direskrimsus Polda Kalsel minta jangan digiring kearah lain.

”Ga lah….Jangan digiring kearah lain,” tegasnya.

Ketika dikonfirmasi, Kapolri Jenderal Drs Pol Listyo Sigit Prabowo MSi terkait pemblokiran tersebut, pihak Jenderal bintang empat tersebut belum memberikan tanggapan. (REDJAVA/FRN****).

Berita Terkait

Di Tengah Laju Kendaraan dan Kesibukan Kota, KBS Sumenep Hadirkan Kehangatan Lewat 87 Bungkus Nasi Bungturat
Disdik Sumenep Siapkan Kontingen Tangguh untuk O2SN Jawa Timur 2026, Target Juara dan Prestasi Gemilang
Studi Komparasi ke Sumenep, Pemkab Sleman Pelajari Program Unggulan Pro Rakyat
Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial
Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional
GOW Sumenep Gaungkan Healing Parenting, Ajak Orang Tua Putus Rantai Pola Asuh yang Melukai Anak
Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Pamekasan Dibedah oleh Rutan Sumenep dan Lapas Se-Madura
Perkuat SDM Pers, PWI Sumenep Bekali Calon Anggota Lewat OKK Angkatan XXV

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:44 WIB

Di Tengah Laju Kendaraan dan Kesibukan Kota, KBS Sumenep Hadirkan Kehangatan Lewat 87 Bungkus Nasi Bungturat

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:51 WIB

Disdik Sumenep Siapkan Kontingen Tangguh untuk O2SN Jawa Timur 2026, Target Juara dan Prestasi Gemilang

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:59 WIB

Studi Komparasi ke Sumenep, Pemkab Sleman Pelajari Program Unggulan Pro Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:26 WIB

Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WIB

Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional

Berita Terbaru