Disdik Sumenep Siapkan Kontingen Tangguh untuk O2SN Jawa Timur 2026, Target Juara dan Prestasi Gemilang

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisdik H Moh Iksan, SPd, MT dengan Latar Kantor Disdik Sumenep

Kadisdik H Moh Iksan, SPd, MT dengan Latar Kantor Disdik Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi dan prestasi olahraga pelajar dengan mengirimkan kontingen terbaik untuk berlaga pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Jawa Timur 2026.

Kontingen yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi dari berbagai sekolah di Kabupaten Sumenep dan akan mewakili daerah dalam sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan.

Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T., mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan atlet-atlet terbaik dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengikuti ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.

“Dalam ajang O2SN tingkat Jawa Timur tahun ini, kami mengirimkan atlet-atlet terbaik dari jenjang SD dan SMP yang telah melalui proses seleksi. Untuk jenjang SD terdapat sekitar 10 atlet dan 10 pembina, sedangkan dari jenjang SMP sebanyak 8 atlet. Secara keseluruhan, kekuatan kontingen Kabupaten Sumenep mencapai hampir 50 orang,” kata H. Moh. Iksan, Jum’at (19/06/2026)

Baca Juga :  Mengejutkan! Aktivis Sumenep Sebut Penetapan Hasil Tes Tertulis PPS Ditengarai Kepentingan Dan Orderan Demokrasi

Menurutnya, keikutsertaan Kabupaten Sumenep dalam O2SN bukan sekadar memenuhi agenda kompetisi tahunan, melainkan menjadi wujud nyata pembinaan olahraga pelajar yang selama ini dilakukan secara berjenjang di lingkungan satuan pendidikan.

Berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan dalam O2SN akan diikuti oleh kontingen Sumenep, mulai dari bulu tangkis, pencak silat, hingga cabang olahraga lainnya yang menjadi bagian dari kompetisi tingkat nasional tersebut.

“Kami mengikuti seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan. Ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan bakat dan potensi olahraga yang mereka miliki. Kami ingin anak-anak Sumenep mampu menunjukkan kualitas dan daya saing yang tinggi di tingkat provinsi,” ujarnya.

Baca Juga :  Disdik Paparkan Tiga Opsi Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Di SDN Pasongsongan 1

Rangkaian Seleksi O2SN tingkat Provinsi Jawa Timur dijadwalkan berlangsung mulai 1 Juni hingga 10 Juli 2026. Selama periode tersebut, para atlet pelajar terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur akan bersaing memperebutkan prestasi sekaligus kesempatan melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

Bagi Kabupaten Sumenep, ajang ini menjadi momentum strategis untuk membuktikan kualitas pembinaan olahraga pelajar yang selama ini dilakukan oleh sekolah, pelatih, dan pemerintah daerah.

Selain mengejar prestasi, O2SN juga menjadi sarana membangun karakter, disiplin, mental juara, serta semangat sportivitas di kalangan peserta didik.

Lebih jauh H. Moh. Iksan menegaskan bahwa pihaknya menaruh harapan besar kepada seluruh atlet agar mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Sumenep di tingkat Jawa Timur.

Baca Juga :  Silaturahmi Dengan PPPK, Kepala Diknas Sumenep Minta Guru Sebagai Agen Tranformasi

“Harapan kami tentu meraih prestasi setinggi-tingginya. Kami ingin atlet-atlet Kabupaten Sumenep mampu menjadi juara pada setiap cabang olahraga yang diikuti. Namun lebih dari itu, kami berharap mereka dapat membawa nama baik daerah serta menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi,” tegas H. Moh. Iksan, S.Pd, MT.

Ajang O2SN sendiri merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam menjaring sekaligus mengembangkan talenta muda di bidang olahraga.

Melalui kompetisi ini, para pelajar tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan terbaiknya, tetapi juga belajar tentang kerja keras, ketekunan, dan nilai-nilai sportivitas yang akan menjadi bekal penting dalam kehidupan mereka di masa depan. (REDJAVA)

Berita Terkait

Studi Komparasi ke Sumenep, Pemkab Sleman Pelajari Program Unggulan Pro Rakyat
Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial
Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional
GOW Sumenep Gaungkan Healing Parenting, Ajak Orang Tua Putus Rantai Pola Asuh yang Melukai Anak
Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Pamekasan Dibedah oleh Rutan Sumenep dan Lapas Se-Madura
Perkuat SDM Pers, PWI Sumenep Bekali Calon Anggota Lewat OKK Angkatan XXV
Perpusda Sumenep Jadi Magnet Pelajar, Puluhan Siswa SMPN 1 Dasuk Antusias Belajar Literasi
Kisah Annisa Syakina, Dosen Muda yang Membuktikan Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berkarya

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:51 WIB

Disdik Sumenep Siapkan Kontingen Tangguh untuk O2SN Jawa Timur 2026, Target Juara dan Prestasi Gemilang

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:59 WIB

Studi Komparasi ke Sumenep, Pemkab Sleman Pelajari Program Unggulan Pro Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:26 WIB

Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WIB

Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:30 WIB

GOW Sumenep Gaungkan Healing Parenting, Ajak Orang Tua Putus Rantai Pola Asuh yang Melukai Anak

Berita Terbaru