JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ansari, S.Pd.I., mengajak Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep terus memperkuat perannya dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, religius, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Pesan itu disampaikan Ansari saat bersilaturahmi ke MAN Sumenep. Dalam kunjungan tersebut, ia berdialog dengan kepala madrasah, dewan guru, serta para siswa mengenai pentingnya pendidikan sebagai fondasi membangun masa depan Madura.
Hj. Ansari mengatakan, madrasah memiliki kontribusi besar dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kuat dalam akhlak dan integritas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“MAN Sumenep memiliki sejarah panjang melahirkan lulusan yang berkualitas. Saya berharap tradisi ini terus dijaga agar semakin banyak generasi hebat yang lahir dari madrasah ini,” kata Ansari.
Menurut legislator asal Daerah Pemilihan Jawa Timur XI (Madura) itu, keberhasilan sejumlah alumni menjadi bukti bahwa pendidikan madrasah mampu melahirkan tokoh yang berperan di berbagai bidang.
Ia mencontohkan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, sebagai salah satu alumni MAN Sumenep yang berhasil mengemban amanah memimpin daerah.
“Keberhasilan para alumni menunjukkan bahwa lulusan madrasah mampu bersaing dan menjadi pemimpin. Itu harus menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar dan berprestasi,” ujarnya.
Ansari menegaskan, pendidikan karakter menjadi kekuatan utama madrasah. Menurutnya, kecerdasan intelektual harus berjalan seiring dengan pembentukan akhlak dan kepedulian sosial.
“Madrasah bukan hanya tempat mencari ilmu, tetapi juga tempat membangun karakter, kejujuran, tanggung jawab, dan semangat mengabdi kepada masyarakat,” tegas Hj. Ansari
Dalam dialog bersama para guru, Ansari juga mendengarkan berbagai masukan terkait kondisi pendidikan di Madura. Aspirasi tersebut, kata dia, akan menjadi bahan pembahasan di DPR RI.
“Semua aspirasi yang kami terima hari ini akan kami perjuangkan di Senayan. Kami ingin kebijakan pendidikan benar-benar menjawab kebutuhan sekolah dan para pendidik,” tambahnya.
Selain membahas pendidikan, Ansari juga memberikan penjelasan mengenai pengelolaan dana haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Ia memastikan dana setoran awal calon jemaah haji dikelola secara profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip syariah.
Menutup kunjungannya, Ansari mengajak seluruh siswa MAN Sumenep agar tidak takut bermimpi besar dan terus meningkatkan kualitas diri.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga akhlak, perkuat tekad, dan jangan pernah berhenti berdoa. Saya yakin dari MAN Sumenep akan lahir lebih banyak pemimpin yang membawa kemajuan bagi Madura dan Indonesia,” pungkas Hj. Ansari.
Kunjungan tersebut turut dihadiri suami Ansari, Taufadi, yang merupakan alumni MAN Sumenep angkatan 1998, serta Agus Mulyono. Kehadiran mereka menambah suasana akrab dalam silaturahmi bersama keluarga besar MAN Sumenep.
Sementara itu, Kepala MAN Sumenep, Drs. H. Zaini Mukhsin, mengapresiasi perhatian yang diberikan Anggota Komisi VIII DPR RI terhadap dunia pendidikan, khususnya madrasah.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ibu Hj. Ansari. Kehadiran beliau menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga besar MAN Sumenep untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, serta siap bersaing,” ujar Zaini Mukhsin.
Ia berharap sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah dapat terus diperkuat agar berbagai kebutuhan madrasah mendapat perhatian yang berkelanjutan.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini terus terjalin. Dukungan dari para pemangku kebijakan akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan melahirkan generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, serta siap menjadi pemimpin masa depan,” tandasnya.
Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan para pemangku kebijakan. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, MAN Sumenep diharapkan terus menjadi salah satu madrasah yang mampu melahirkan generasi unggul, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi kemajuan Madura maupun Indonesia.








