JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana kemerdekaan terasa di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep. Kepala Rutan Aditya Wahyu Rahmadani membuka Pekan Olahraga dan Seni dengan memukul gong sebagai tanda dimulainya kegiatan, Rabu (5/8/2026).
Dentuman gong tersebut disambut tepuk tangan meriah warga binaan dan petugas Rutan Sumenep. Momen itu menjadi awal rangkaian perlombaan olahraga serta seni dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan ini bukan hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga bagian dari program pembinaan warga binaan. Melalui olahraga dan seni, Rutan Sumenep berupaya menanamkan nilai sportivitas, kedisiplinan, kebersamaan, dan semangat untuk berubah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Rutan Sumenep Aditya Wahyu Rahmadani mengatakan, peringatan kemerdekaan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan harapan baru bagi warga binaan agar terus memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan.
“Kemerdekaan harus menjadi energi positif bagi seluruh warga binaan. Kami ingin mereka memiliki semangat untuk berubah, membangun karakter, dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” kata Aditya disela kegiatan.
Menurut Aditya, Pekan Olahraga dan Seni dirancang sebagai media pembinaan yang menghadirkan suasana positif di lingkungan Rutan. Kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk berkreasi dan mempererat hubungan.
“Melalui olahraga dan seni, kita belajar tentang disiplin, kerja sama, menghargai orang lain, serta menerima hasil dengan sikap sportif. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembinaan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi aturan dan menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung. Kemenangan bukan menjadi tujuan utama, melainkan kebersamaan yang harus dijaga.
“Saya berharap seluruh peserta mampu menjadikan kegiatan ini sebagai ajang mempererat persaudaraan. Jangan hanya mengejar kemenangan, tetapi tumbuhkan sikap saling menghormati dan menjaga ketertiban bersama,” tegas Aditya.
Aditya menambahkan, pembinaan di Rutan tidak hanya berkaitan dengan aturan, tetapi juga membangun mental dan kepribadian warga binaan. Setiap kegiatan positif diharapkan menjadi bekal saat mereka kembali ke lingkungan masyarakat.
“Kami percaya setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah. Dengan pembinaan yang konsisten, warga binaan dapat kembali menjadi pribadi yang bertanggung jawab, produktif, dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” pungkasnya.
Pekan Olahraga dan Seni Rutan Kelas IIB Sumenep menjadi bagian dari semangat memperingati HUT ke-81 RI. Kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan suasana positif sekaligus memperkuat nilai kebangsaan bagi seluruh warga binaan.









