Sosialisasi Program Sekolah Ramah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, H. Moh. Iksan Tekankan Peran Orang Tua

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisdik Sumenep H Moh Iksan SPD MT Di Acara Sosialisasi Program Sekolah Ramah yang dipadukan dengan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah di SMPN 1 Sumenep

Kadisdik Sumenep H Moh Iksan SPD MT Di Acara Sosialisasi Program Sekolah Ramah yang dipadukan dengan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah di SMPN 1 Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Disdik Kabupaten Sumenep memperkuat komitmennya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berorientasi pada tumbuh kembang peserta didik melalui Sosialisasi Program Sekolah Ramah yang dipadukan dengan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Sumenep, Sabtu (11/7/2026), dan diikuti kepala sekolah, guru, komite sekolah, serta perwakilan orang tua.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T., mengatakan Gerakan Ayah Mengantar Anak merupakan bagian dari penguatan peran keluarga dalam pendidikan sekaligus memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kehadiran seorang ayah pada hari pertama sekolah memiliki makna penting dalam membangun kepercayaan diri dan semangat belajar anak.

“Hari pertama sekolah kami berharap ayah hadir untuk anak. Bapak yang bertugas mengantar putra-putrinya ke sekolah, sementara ibu cukup mendampingi dari rumah. Kehadiran ayah menjadi bentuk perhatian yang akan membangun kedekatan emosional sekaligus memberikan semangat kepada anak saat memasuki lingkungan belajar yang baru,” kata H. Iksan.

Ia menegaskan, pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga. Karena itu, kehadiran orang tua, terutama ayah, harus terus terbangun dalam kehidupan sehari-hari anak.

“Keterlibatan ayah tidak cukup hanya pada hari pertama sekolah. Anak membutuhkan figur yang hadir, memberi teladan, mendampingi proses belajar, dan menjadi penguat karakter mereka di rumah maupun di lingkungan sosial,” ujarnya.

Selain memperkenalkan Gerakan Ayah Mengantar Anak, Disdik Sumenep juga menyosialisasikan Program Sekolah Ramah sebagai upaya mewujudkan satuan pendidikan yang inklusif, aman, nyaman, serta bebas dari perundungan dan segala bentuk kekerasan.

Baca Juga :  Perpisahan SDN Pajagalan II Tak Sekadar Seremoni, Kadisdik Sumenep Tekankan Pentingnya Akhlak dan Prestasi

Dalam kesempatan tersebut dirinya mengajak seluruh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, hingga orang tua untuk membangun budaya sekolah yang mengedepankan penghormatan terhadap hak-hak anak.

“Sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan bagi peserta didik. Tidak boleh ada perundungan, kekerasan, ataupun diskriminasi. Semua pihak harus bersinergi agar anak merasa aman, dihargai, dan nyaman selama mengikuti proses pembelajaran,” tegasnya.

Tak hanya itu, Disdik Kabupaten Sumenep juga mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar meningkatkan pengawasan terhadap peserta didik, termasuk mengimbau siswa untuk tidak membawa sepeda motor sendiri ke sekolah demi menjaga keselamatan dan ketertiban.

Baca Juga :  Ribuan Anak PAUD Bakal Semarakkan Gebyar PAUD Ceria 2026, Dinas Pendidikan Sumenep Perkuat Pendidikan Karakter Sejak Usia Dini

Menurut Eks Kadisbudporapar Sumenep itu menambahkan keselamatan peserta didik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak.

“Kami ingin sekolah tidak hanya menghasilkan peserta didik yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta budaya saling menghormati. Kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pendidikan di Kabupaten Sumenep,” pungkas H. Moh. Iksan.

Melalui sosialisasi tersebut, Disdik Kabupaten Sumenep berharap implementasi Program Sekolah Ramah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak dapat berjalan secara berkelanjutan di seluruh satuan pendidikan.

Baca Juga :  Pengamanan Terukur, Aksi JASTRA di Kantor Satpol PP Sumenep Berjalan Damai

Sinergi antara sekolah dan keluarga diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih humanis, berkualitas, dan berpihak pada kepentingan terbaik bagi setiap anak.

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU