JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun sumber daya manusia sejak usia dini. Melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, ribuan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari berbagai kecamatan akan berkumpul dalam Gebyar PAUD Ceria 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Agustus 2026 di halaman Kantor Pemkab Sumenep.
Kegiatan bertajuk ALADINI NA’ POTO (Aksi Layanan Pendidikan Dini Pola Asuh Terpadu Optimal dan Humanis) itu tidak hanya menjadi panggung kreativitas anak-anak, tetapi juga menjadi simbol kuat komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan karakter, budaya lokal, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Beragam penampilan telah dipersiapkan untuk memeriahkan acara, mulai dari drumband, senam massal, tari kolosal, pentas seni, bazar hasil karya peserta didik dan pendidik PAUD, tan-pangantanan, hingga atraksi pesapean yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Madura.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Lisa Bertha Soetedjo, SE, M.AK mengatakan Gebyar PAUD Ceria merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak pada masa emas pertumbuhan mereka.
“Gebyar PAUD Ceria bukan sekadar seremoni tahunan. Kegiatan ini menjadi ruang belajar yang menghadirkan pengalaman nyata bagi anak-anak untuk berani tampil, berinteraksi, berkreasi, dan mengembangkan rasa percaya diri sejak usia dini,” kata Kabid Lisa, Senin (03/08/2026).
Menurutnya, pendidikan anak usia dini harus mampu membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual, karakter, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya daerah yang menjadi identitas bangsa.
“Melalui berbagai penampilan seni dan budaya lokal, kami ingin menanamkan nilai-nilai karakter sekaligus memperkenalkan warisan budaya Madura kepada anak-anak. Mereka adalah generasi penerus yang harus bangga terhadap budayanya sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T. mengatakan, Pemkab Sumenep terus mendorong peningkatan mutu layanan PAUD sebagai pondasi utama dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Menurutnya, investasi terbaik sebuah daerah bukan hanya pembangunan fisik, melainkan pembangunan kualitas manusia yang dimulai sejak anak berada pada usia emas.
“Masa usia dini merupakan fondasi utama pembentukan karakter. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berkomitmen menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, berakhlak, dan memiliki semangat belajar yang tinggi,” ujar H. Moh. Iksan.
Ia menambahkan, keberhasilan pendidikan anak tidak dapat dibebankan kepada sekolah semata. Peran keluarga, pemerintah, tenaga pendidik, organisasi mitra, dan masyarakat harus berjalan beriringan agar proses tumbuh kembang anak berlangsung secara optimal.
“Kami mengajak seluruh orang tua, guru, dan masyarakat untuk bersama-sama menjadikan Gebyar PAUD Ceria sebagai momentum memperkuat kepedulian terhadap pendidikan anak usia dini. Ketika semua pihak bersinergi, kita sedang menyiapkan generasi Sumenep yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Gebyar PAUD Ceria 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sumenep.
Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat hadir memberikan semangat kepada ribuan anak PAUD yang akan menampilkan hasil pembelajaran, kreativitas, serta bakat terbaik mereka.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep ingin menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini bukan sekadar tahap awal pendidikan formal, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang sehat, cerdas, kreatif, berbudaya, dan berkarakter kuat.
Semangat kebersamaan yang dihadirkan dalam Gebyar PAUD Ceria diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Sumenep.









