JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Membangun keamanan dan ketertiban masyarakat tak melulu dilakukan melalui penegakan hukum. Kehadiran polisi di tengah warga, membuka ruang dialog, serta membangun hubungan yang dekat justru menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan rasa percaya.
Hal itu dilakukan Kapolsek Bluto AKP Agus Sugiharto, S.H., M.H. bersama jajaran. Pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, ia menyambangi masyarakat di Desa Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.
Kedatangan tersebut bukan sekadar kunjungan biasa. Kapolsek Bluto bersilaturahmi sekaligus membangun sinergitas dengan tokoh masyarakat dan para pemuda, khususnya masyarakat di RT 5.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Komunikasi antara kepolisian dan masyarakat pun berjalan secara terbuka.
Bagi AKP Agus Sugiharto, kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Bluto.
“Silaturahmi dan komunikasi dengan masyarakat harus terus dibangun. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Dukungan tokoh masyarakat dan para pemuda sangat penting agar situasi di wilayah Bluto tetap aman dan kondusif,” kata AKP Agus Sugiharto disela-sela kegiatan.
Menurutnya, komunikasi secara langsung dapat menjadi sarana untuk mengetahui berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat.
Selain itu, hubungan yang baik antara polisi dan warga diharapkan mampu mendorong penyelesaian berbagai persoalan secara lebih cepat dan tepat sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Agus Sugiharto juga menaruh perhatian terhadap keberadaan pemuda.
Ia menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman sekaligus membangun kegiatan positif di tengah masyarakat.
Karena itu, pemuda tidak hanya diposisikan sebagai pihak yang harus diajak menjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis kepolisian.
“Para pemuda harus menjadi bagian dari solusi. Mari bersama-sama menjaga lingkungan, membangun komunikasi yang baik dan menyampaikan setiap persoalan melalui jalur yang tepat. Polisi akan terus hadir dan membuka ruang komunikasi dengan masyarakat,” ujar dia.
Pendekatan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara aparat kepolisian, tokoh masyarakat, dan generasi muda dalam menciptakan situasi yang aman serta kondusif.
Langkah Kapolsek Bluto mendapat apresiasi dari Lawyer Bambang Hudhowi, S.H.
Ia menilai kehadiran AKP Agus Sugiharto bersama jajaran di tengah masyarakat merupakan bentuk komunikasi yang positif. Menurutnya, silaturahmi semacam itu dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
“Alhamdulillah, tadi sekitar jam 10 pagi Bapak Kapolsek Bluto bersama jajarannya membangun silaturahmi dan merajut sinergi dengan para tokoh dan para pemuda di Desa Aengdake, khususnya dengan pemuda dan masyarakat RT 5,” ucap Bambang kepada media ini.
Bambang menilai pendekatan kekeluargaan yang dilakukan Kapolsek Bluto menjadi nilai positif dalam menjalankan tugas kepolisian.
Ia juga melihat profesionalitas dalam penegakan hukum tetap berjalan beriringan dengan komunikasi yang dibangun bersama masyarakat.
“Selama ini saya lihat dan pantau, penegakan hukum di Bluto berjalan profesional. Sejak Kapolsek dipimpin Bapak Agus, beliau sangat luar biasa dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Pendekatannya selalu mengedepankan kebersamaan dan kekeluargaan,” ungkapnya.
Tak hanya soal keamanan, Bambang juga menyoroti perhatian Kapolsek Bluto terhadap kondisi lingkungan di sekitar wilayah tersebut.
Ia menyebut adanya upaya pembenahan kawasan yang sebelumnya terlihat kurang tertata, termasuk area pertigaan yang sempat dipenuhi sampah dan terkesan kumuh.
Menurutnya, pembenahan lingkungan menjadi bagian penting untuk menciptakan kawasan yang lebih nyaman dan enak dipandang.
“Beberapa tahun sebelumnya ada lahan di kawasan pertigaan. Kalau kita lihat sebelumnya, kurang enak dipandang, kumuh dan banyak sampah. Alhamdulillah, dengan Bapak Kapolsek ini, hari ini mulai dibangun,” jelas Bambang Hudhowi, SH.
Dirinya berharap pola komunikasi dan pendekatan yang dilakukan AKP Agus Sugiharto dapat terus dipertahankan.
Ia mendorong Kapolsek Bluto untuk semakin sering hadir di tengah masyarakat, terutama menjalin komunikasi dengan kalangan pemuda.
Menurutnya, kedekatan tersebut dapat menjadi modal sosial untuk mencegah berbagai potensi persoalan sekaligus memperkuat rasa kebersamaan.
Bambang juga menilai pemuda harus diberikan ruang untuk berperan dalam menjaga lingkungan.
” Tentunya dengan demikian, kepolisian khususnya Polsek Bluto tidak bekerja sendirian, melainkan memiliki mitra di tengah masyarakat yang ikut menjaga keamanan dan ketertiban,” pungkasnya.
Silaturahmi Kapolsek Bluto bersama tokoh masyarakat dan pemuda Desa Aengdake pun menjadi gambaran bahwa membangun keamanan membutuhkan pendekatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Ketika polisi hadir dan mau mendengar, masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi. Ketika komunikasi terjalin, potensi persoalan dapat diketahui lebih awal.
Pada akhirnya, sinergi antara polisi dan masyarakat menjadi kekuatan penting untuk menciptakan Bluto yang aman, nyaman, dan kondusif.
Kehadiran polisi bukan hanya ketika hukum harus ditegakkan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan ruang untuk didengar dan dirangkul.








