JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Wakil Bupati Sumenep K.H. Imam Hasyim, S.H., M.H. melakukan monitoring dan evaluasi ke Kecamatan Rubaru dan Kecamatan Manding, termasuk meninjau langsung dua Puskesmas setempat, pada Selasa (06/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Sumenep memastikan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik berjalan optimal hingga tingkat kecamatan.

Dalam monitoring tersebut, Wabup menyoroti capaian positif dua kecamatan yang berhasil mencatat realisasi anggaran di atas 90 persen, sebuah indikator kuat efektivitas perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan.
“Dua kecamatan ini patut diapresiasi karena realisasi anggarannya sudah melampaui 90 persen. Ini menunjukkan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang relatif tepat sasaran,” kata Wabup Imam Hasyim di sela kegiatan.
Namun demikian, Wabup menegaskan bahwa capaian administratif harus dibarengi dengan kedisiplinan aparatur serta penguatan koordinasi Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) agar dampak pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Anggaran tinggi harus sejalan dengan disiplin kerja dan koordinasi yang kuat di tingkat kecamatan. Forpimka harus terus solid agar pelayanan publik semakin efektif dan responsif,” tegasnya.
Dari sisi sektor strategis, Wabup menilai pertanian di Rubaru dan Manding menunjukkan kinerja yang baik, ditopang oleh peran aktif penyuluh lapangan. Selain itu, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) juga dinilai bekerja maksimal dan konsisten, sehingga berkontribusi nyata dalam menekan angka kemiskinan di dua wilayah tersebut.
Tak hanya sektor pemerintahan dan ekonomi, monitoring juga menyasar layanan kesehatan. Wabup mengapresiasi peningkatan manajemen, kebersihan, dan keramahan layanan di dua Puskesmas Rubaru dan Manding. Bahkan, kedua fasilitas kesehatan itu kini menjadi pilihan rawat inap bagi warga dari luar kecamatan.

“Puskesmas sekarang bukan hanya tempat berobat, tapi juga harus memberi rasa nyaman. Dua Puskesmas ini sudah bersih, ramah, dan manajemennya bagus, sampai warga luar kecamatan pun memilih rawat inap di sini,” tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup juga menekankan kepada seluruh dokter, bidan, dan perawat agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memperkuat sistem rujukan, sejalan dengan visi Pemkab Sumenep menjadikan RSUD dr. Moh. Anwar sebagai rumah sakit rujukan utama di Madura. (REDJAVA****)












