JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat literasi menggema di halaman SDN Pajagalan II, Kabupaten Sumenep, saat sekolah tersebut resmi meluncurkan program Perpustakaan Ramah Anak Nasional bertajuk Taman Maca Asre Pajadu, dalam sebuah seremoni meriah yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, Selasa (05/05/2026) pagi.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Dinas Perpustakaan Daerah, Komite Sekolah, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, paguyuban kelas, hingga wali murid yang turut memberikan dukungan nyata bagi pengembangan literasi anak.
Sejak pukul 09.00 WIB, suasana sudah terasa semarak. Para tamu disambut hangat oleh Duta Baca SDN Pajagalan II para siswa dengan capaian membaca tertinggi yang menjadi simbol budaya literasi di lingkungan sekolah.
Kehadiran mereka mencerminkan semangat membaca yang terus ditanamkan, baik di rumah, kelas, maupun perpustakaan.

Rangkaian acara diawali dengan penampilan siswa kelas 1 yang membawakan lagu “Rukun Sama Teman” serta sesi mendongeng yang memikat perhatian para undangan.
Momentum semakin khidmat saat seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Pajadu yang menggambarkan visi besar sekolah dalam mencetak generasi unggul.
Penampilan seni hadrah oleh siswa turut menambah nuansa religius sekaligus semarak dalam acara tersebut, membuat para tamu undangan tampak terkesima.
Kepala SDN Pajagalan II, Hudi Susila, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan perpustakaan ramah anak ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep atas kepercayaan yang diberikan kepada SDN Pajagalan II untuk mengemban amanah sebagai Perpustakaan Ramah Anak Nasional,” kata Hudi Susila dalam sambutannya.

Ia yang juga Ketua KKKS Kota menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan dari sektor perbankan daerah.
“Kami sangat mengapresiasi BPRS Bhakti Sumekar Sumenep yang telah memberikan bantuan buku senilai Rp5 juta. Ini menjadi dorongan besar bagi kami untuk terus mengembangkan budaya literasi di sekolah,” ujarnya.
Tak hanya itu, kontribusi juga datang dari Komite Sekolah, paguyuban kelas, wali murid, hingga para guru yang secara gotong royong menyumbangkan buku demi memperkaya koleksi perpustakaan.
Peluncuran Taman Maca Asre Pajadu ini menjadi tonggak penting bagi SDN Pajagalan II dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak dan berbasis literasi.
“Semoga program ini diharapkan mampu menumbuhkan minat baca sejak dini serta membentuk karakter generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing,” pungkas Hudi Susila. (REDJAVA****)












