Usai Polemik, BSPS Kembali Digulirkan di Sumenep, Bupati Fauzi Pastikan Pengawasan Diperketat

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH Saat Diwawancarai Sejumlah Awak Media Usai Pelantikan Tim Cagar Budaya Kabupaten Sumenep di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (05/05/2026)

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH Saat Diwawancarai Sejumlah Awak Media Usai Pelantikan Tim Cagar Budaya Kabupaten Sumenep di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (05/05/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Setelah sempat menjadi perhatian publik akibat polemik program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Kabupaten Sumenep kembali mendapatkan alokasi bantuan serupa dari pemerintah pusat.

Namun kali ini, mekanisme pengawasan diperketat dengan melibatkan langsung pemerintah daerah.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, saat diwawancarai sejumlah awak media usai pelantikan Tim Ahli Cagar Budaya di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (5/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Informasi terakhir yang kami terima, sekitar 505 unit bantuan BSPS akan kembali dikucurkan oleh pemerintah pusat untuk Kabupaten Sumenep,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Program BSPS dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman tahun ini hadir dengan pendekatan berbeda.

Baca Juga :  Ketika Batik dari Balik Jeruji Mencuri Hati, Rutan Sumenep Ukir Sejarah di HUT PIPAS ke-21

Pemerintah daerah tidak lagi hanya menjadi pelengkap, melainkan dilibatkan aktif dalam proses pengawasan di lapangan.

Bupati Fauzi mengungkapkan, kewenangan tersebut tertuang dalam surat resmi dari kementerian yang diterima Pemkab Sumenep.

Bahkan, daerah diminta menyiapkan anggaran khusus untuk menunjang fungsi pengawasan tersebut.

“Dalam surat itu disebutkan, pemerintah daerah diminta membentuk tim pengawas sekaligus mengalokasikan anggaran. Estimasinya sekitar Rp250 juta untuk mendukung pengawasan program ini,” ungkapnya.

Sosok orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menegaskan bahwa skema baru ini memberikan ruang lebih besar bagi daerah untuk memastikan program berjalan sesuai aturan.

“Kalau sebelumnya kami tidak punya kewenangan memanggil pihak-pihak terkait seperti Korkap, sekarang dengan skema baru ini kami bisa melakukan itu. Artinya, pengawasan jauh lebih kuat,” tegas Bupati Fauzi.

Tak hanya itu, pemerintah pusat juga dijadwalkan menggelar desk koordinasi di tingkat provinsi dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Bupati Sumenep : Kami Akan Hadir Ditengah Masyarakat Terkena Musibah

Agenda tersebut akan melibatkan seluruh pemerintah daerah penerima BSPS guna menyamakan persepsi dan memperkuat pengendalian program.

Lebih lanjut Bupati Fauzi berharap, dengan sistem pengawasan yang lebih terintegrasi antara pusat dan daerah, pelaksanaan BSPS di Sumenep dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel.

“Kami tentu berharap, dengan keterlibatan langsung pemerintah daerah dalam pengawasan, tidak ada lagi persoalan seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Program ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tandasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri
Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal
Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan
Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan
Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur
PKDI Cup II 2026: Saling Serang di Lapangan, Pamekasan dan Sumenep Berbagi Angka 1-1
Era Fintech Makin Pesat, Dr. Naghfir Ingatkan Pemuda Jangan Sekadar Jadi Pengguna
Diklat Paskibra Sumenep Makin Bermakna, Yonif TP 931/KJ Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan

BERITA TERKAIT

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur

BERITA TERBARU