JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat kebangsaan kembali digaungkan di tengah generasi muda Sumenep. Sebanyak peserta Diklat Paskibra MAN Sumenep dan Paskibra SMPN 1 Sumenep Tahun 2026 mendapat pembekalan Wawasan Kebangsaan dari prajurit Yonif TP 931/Ksatria Jokotole.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Grahawiyata MAN Sumenep, Sabtu (8/8/2026), mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai. Pembekalan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian pendidikan dan pelatihan Paskibra untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan baris-berbaris, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, nasionalisme, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Materi Wawasan Kebangsaan disampaikan oleh Lettu Ckm dr. Fitri Khadijah Kesuma. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Letda Inf Khairul Umam, yang merupakan alumni MAN Sumenep, serta Tim Pen MA Yonif TP 931/KJ.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara secara terpisah, Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole, Mayor Inf Aditya Danang, mengatakan pembekalan Wawasan Kebangsaan memiliki arti penting bagi para calon Paskibraka. Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan semata-mata tentang berdiri tegap dan menjalankan tugas upacara, tetapi juga tentang bagaimana menumbuhkan rasa cinta kepada bangsa.
“Paskibraka bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris. Lebih dari itu, mereka harus memiliki karakter, disiplin, tanggung jawab, dan rasa cinta terhadap Tanah Air,” kata Mayor Inf Aditya Danang kepada media.
Ia menegaskan, generasi muda merupakan aset penting bagi masa depan bangsa. Karena itu, nilai-nilai kebangsaan perlu ditanamkan sejak dini agar para pelajar memiliki fondasi kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Kami ingin anak-anak muda ini tumbuh menjadi generasi yang memiliki wawasan luas, tetapi tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila, persatuan dan kesatuan, serta semangat menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.
Menurut Aditya, momentum Diklat Paskibra juga menjadi ruang strategis untuk membangun kedisiplinan dan kepemimpinan. Para peserta diharapkan mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan ke lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
“Disiplin yang dibangun dalam kegiatan Paskibra harus menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Mereka harus berani menjadi contoh, mampu bekerja sama, menghargai perbedaan, dan memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya,” jelas Mayor Inf. Aditya Danang.
Ia berharap pembekalan tersebut tidak berhenti sebagai materi yang didengarkan di dalam aula. Semangat kebangsaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan sikap positif para pelajar dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami sederhana, setelah mengikuti kegiatan ini mereka tidak hanya menjadi Paskibraka yang tangguh saat menjalankan tugas, tetapi juga menjadi generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Kegiatan Diklat Paskibra MAN Sumenep dan Paskibra SMPN 1 Sumenep Tahun 2026 pun menjadi salah satu momentum untuk mempertemukan semangat pendidikan, kedisiplinan, dan nasionalisme.
Di balik latihan baris-berbaris dan ketegapan langkah para calon Paskibraka, terselip harapan besar agar mereka kelak menjadi generasi yang mampu berdiri kokoh menghadapi perubahan zaman dengan Pancasila di dada, persatuan dalam langkah, dan Merah Putih sebagai sumber semangat pengabdian.









