Pelantikan TACB Sumenep, Bupati Fauzi Minta Kajian Ilmiah dan Edukasi Publik Diperkuat

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH Di Acara Pelantikan Tim Cagar Budaya Sumenep di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (05/05/2026)

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH Di Acara Pelantikan Tim Cagar Budaya Sumenep di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (05/05/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) tidak boleh hanya hadir sebagai pelengkap administrasi. Tim ini dituntut menjadi aktor kunci dalam menjaga sekaligus menentukan arah pelestarian warisan sejarah daerah.

Penegasan itu disampaikan Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH , MH saat pelantikan TACB Kabupaten Sumenep di Pendopo Agung Keraton, Selasa (05/05/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“TACB bukan sekadar formalitas. Tim ini punya peran vital dalam menentukan apakah sebuah objek layak ditetapkan sebagai cagar budaya atau tidak, sehingga kajiannya harus objektif, komprehensif, dan bisa dipertanggungjawabkan,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Ia menekankan, hasil kajian TACB akan menjadi fondasi utama bagi pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan strategis, khususnya terkait penetapan status cagar budaya.

Baca Juga :  Bapenda Sumenep Kawal Pemutakhiran Data PBB P2 di Desa Sendir, Demi Pembangunan yang Lebih Baik

“Setiap rekomendasi TACB menjadi rujukan penting bagi pemerintah. Karena itu, hasil kajian tidak boleh asal-asalan, melainkan harus berbasis data ilmiah dan analisis yang kuat,” tegasnya.

Menurutnya, peran TACB juga selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya yang menitikberatkan pentingnya pendekatan ilmiah dalam pelestarian budaya.

Lebih jauh, Bupati Fauzi mendorong TACB tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga berperan aktif dalam membangun kesadaran masyarakat.

“TACB harus hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi dan pemahaman bahwa menjaga cagar budaya adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” ujar Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak boleh mengabaikan nilai sejarah yang menjadi identitas masyarakat Sumenep.

“Pembangunan harus berjalan beriringan dengan pelestarian. Kita tidak boleh maju dengan cara menghapus sejarah, justru sejarah itu harus menjadi kekuatan daerah,” jelasnya 

Selain itu, Bupati meminta TACB mampu membangun sinergi lintas sektor agar pelestarian budaya tetap berjalan di tengah dinamika pembangunan.

Baca Juga :  Ini Pesan KH Anwar Mansyur Pengasuh Ponpes Lirboyo Untuk Kapolda Jatim Saat Pam ops Ketupat 2023

“Saya berharap TACB bisa bekerja optimal, bersinergi dengan semua pihak, dan mampu menghadirkan solusi konkret agar warisan budaya kita tetap terjaga di tengah arus modernisasi,” pungkas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Adapun anggota TACB Kabupaten Sumenep yang dilantik yakni Ibnu Hajar, Mohammad Hairil Anwar, Ja’far Shodiq, Moh. Farhan Muzammily, dan Faiq Nur Fikri.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Sumenep Tetapkan Tata Tertib : Fondasi Baru untuk Masa Jabatan 2024-2029

Dengan penguatan peran tersebut, TACB diharapkan menjadi pilar penting dalam menjaga kekayaan sejarah Sumenep agar tetap lestari dan relevan bagi generasi mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, tampak hadir Wabup, KH Imam Hasyim SH MH, Sekdakab, Kadisbudporapar, perwakilan Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU