JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menyongsong pengumuman kelulusan tahun pelajaran 2025–2026, SMAN 1 Ambunten, Kabupaten Sumenep, menggelar pembinaan mental bagi seluruh siswa kelas XII, Senin (4/5/2026).
Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat kesiapan spiritual dan karakter siswa sebelum melangkah ke fase kehidupan berikutnya.
Rangkaian acara berlangsung khidmat dan sarat makna. Dimulai dari pembacaan tawassul Al-Fatihah, lantunan sholawat Nabi hingga Qiyamul Lail, kemudian dilanjutkan dengan sambutan kepala sekolah dan ceramah agama.
Seluruh siswa mengikuti kegiatan dengan penuh kekhusyukan, didampingi dewan guru, komite sekolah, serta jajaran karyawan.

Kepala SMAN 1 Ambunten, Drs. Rafiuddin M.Pd mengatakan bahwa kelulusan bukanlah ajang pelampiasan euforia, melainkan momentum refleksi diri dan rasa syukur.
“Kelulusan harus disikapi dengan bijak. Jangan dirayakan dengan konvoi, kebut-kebutan, apalagi corat-coret baju. Itu bukan cerminan pelajar yang berkarakter,” kata Drs Rafiuddin dalam sambutannya.
Pihaknya juga mengingatkan bahwa masa depan siswa ditentukan dari bagaimana mereka menyikapi setiap fase kehidupan, termasuk momen kelulusan.

“Gunakan kelulusan ini sebagai titik awal untuk memperkuat rasa syukur dan tawakal. Dari situlah kesuksesan dan keberkahan akan mengikuti langkah kalian,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menyampaikan harapan besar agar para lulusan mampu menjadi generasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Kami mendoakan seluruh siswa menjadi insan yang berguna, berakhlak mulia, dan mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, penceramah KH Izzul Muttaqin menyampaikan tausiyah yang menggugah kesadaran para siswa tentang pentingnya nilai-nilai dasar kehidupan.

“Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh sejauh mana kalian menghormati dan berterima kasih kepada orang tua serta guru,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan ancaman serius yang bisa merusak masa depan generasi muda jika tidak diwaspadai sejak dini.
“Jauhi narkoba dan segala bentuknya. Sekali terjerumus, masa depan bisa hancur. Kalian adalah harapan keluarga dan bangsa,” pesannya tegas.
Pembinaan mental ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi siswa kelas XII SMAN 1 Ambunten dalam menatap masa depan. Dengan bekal spiritual, moral, dan kesadaran diri yang lebih matang, para siswa diharapkan mampu melangkah dengan penuh tanggung jawab, menjauhi hal negatif, serta menggapai cita-cita dengan jalan yang benar. (REDJAVA****)












