Petani Cabai Jamu Sumenep Tersenyum Sumringah, Ada Apa Gerangan?

- Redaksi

Senin, 3 Juni 2024 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cabai Jamu Atau Yang Sebagian Masyarakat Disebut Cabai Alas

Cabai Jamu Atau Yang Sebagian Masyarakat Disebut Cabai Alas

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Harga Cabai Jamu di kabupaten ujung timur Pulau Madura ini, sebulan terakhir ini mulai merangkak naik hingga tembus mencapai Rp110 ribu perkilogram.

Salah seorang pembudi daya cabai jamu asal di Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep, Misrawi menyampaikan bulan sebelumnya harganya tidak sampai Rp.110 ribu per kg.

Baca Juga :  Di Bawah Terik Matahari dan Lapar Puasa, Tim Elang Satlantas Sumenep Tak Sekadar Menyapu Kaca, Tapi Menjaga Nyawa

“Bulan yang lalu hanya di kisaran sekitar Rp86 ribu mas,” kata Misrawi pada awak media Senin 03 Juni 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun kata dia untuk harga saat ini sudah kembali naik. Itu menurut dirinya dengan harga Rp86 ribu per kg sudah kemahalan.

Baca Juga :  Jelang Subuh, Kebakaran Hebat Landa Rumah Warga di Kangayan Sumenep, Satu Orang Alami Luka Bakar

“Alhamdulillah saat ini cabai jamu yang saya kumpulkan selama ini langsung dijual sebanyak tiga karung,” terangnya sambil tersenyum

Dengan kenaikan harga cabai jamu, maka pembudi daya yang ada di daerahnya kembali bersemangat untuk merawat cabai jamu yang oleh masyarakat disebut cabai alas.

Baca Juga :  Tanamkan Minat Baca Sejak Dini, Dispusip Sumenep Kenalkan Literasi Lewat Rumah Dongeng

“Sudah hampir setahun harga cabai jamu Rp70 ribu per kg yang kering sedangkan kalau yang basah mainnya di kisaran Rp25 ribu per kg,” tandasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Patroli Kamtibmas Polresta Sumenep Berbuah Temuan 44 Botol Miras, Polisi Sita dari Dua Toko yang Diduga Jual Miras Ilegal
Kepala Bapenda Sumenep Beberkan Peran Pajak Kendaraan dalam Menguatkan PAD
HUT ke-81 RI Jadi Momentum, Pemprov Jatim Bebaskan Pajak Kendaraan hingga 31 Agustus
Kapolresta Sumenep dan Bakesbangpol Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah
Polisi Sita 10 Botol Arak Bali di Sapeken, Peredaran Miras Dibongkar dari Informasi Warga
Diskop UKM dan Perindag Sumenep Gelar Bimtek SAK-EP, Perkuat Tata Kelola 50 Koperasi
Dialog Interaktif di RRI Sumenep Bongkar Program Pembebasan Pajak 2026, Satlantas Ajak Warga Manfaatkan Kebijakan
MagangHub Batch I 2026 Resmi Dibuka, Rutan Sumenep Bekali Peserta Disiplin dan Etika Kerja

BERITA TERKAIT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Patroli Kamtibmas Polresta Sumenep Berbuah Temuan 44 Botol Miras, Polisi Sita dari Dua Toko yang Diduga Jual Miras Ilegal

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Kepala Bapenda Sumenep Beberkan Peran Pajak Kendaraan dalam Menguatkan PAD

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

HUT ke-81 RI Jadi Momentum, Pemprov Jatim Bebaskan Pajak Kendaraan hingga 31 Agustus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Kapolresta Sumenep dan Bakesbangpol Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Polisi Sita 10 Botol Arak Bali di Sapeken, Peredaran Miras Dibongkar dari Informasi Warga

BERITA TERBARU