Ular Masuk Rumah hingga Kabel WiFi Terbakar, Tim Damkar Sumenep Bergerak Cepat Tangani Laporan Warga

Minggu, 26 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Unit Reaksi Cepat damkar Sumenep

Tim Unit Reaksi Cepat damkar Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Akhir pekan di Kabupaten Sumenep diwarnai dengan sederet kejadian darurat yang membuat warga panik. Tim gabungan SiLaPor 112 bersama Damkar Satpol PP Sumenep harus bergerak cepat menangani empat laporan berbeda dalam waktu kurang dari dua hari mulai dari evakuasi ular piton, sarang tawon vespa, hingga kebakaran jaringan kabel WiFi di kawasan perkotaan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sumenep, Sugiyanto, membenarkan bahwa sepanjang Sabtu (25/10/2025) hingga Minggu (26/10/2025), timnya menerima sejumlah laporan darurat dari warga melalui layanan Call Center 112. Semua laporan langsung direspons cepat oleh petugas lapangan.

“Seluruh laporan yang masuk kita tangani tanpa menunda waktu. Ada ular piton di rumah warga, sarang tawon yang mengancam keselamatan, sampai kabel jaringan yang terbakar di depan apotek. Alhamdulillah semua berhasil ditangani dengan aman,” kata Sugiyanto kepada media ini, Minggu malam (26/10/2025).

Laporan pertama diterima pada Sabtu (25/10) pukul 08.21 WIB dari warga Desa Batuan, Kecamatan Batuan. Seorang warga bernama Rahmat melaporkan adanya sarang tawon vespa di sekitar rumahnya, tepat di barat Kantor SKB Sumenep. Petugas Damkar yang tiba di lokasi segera mengevakuasi sarang tersebut untuk menghindari risiko penyengatan terhadap warga sekitar.

Baca Juga :  Kunjungi Wilayah Kepulauan, Kepala Kemenag Sumenep Tegaskan Komitmen Layanan Inklusif

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 10.42 WIB, tim kembali dikerahkan ke Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, setelah seorang warga bernama Yosi melapor adanya ular piton besar masuk ke dalam rumahnya, tepat di belakang toko Jakarta Ponsel. Dengan peralatan lengkap, petugas berhasil menangkap ular tersebut tanpa membahayakan penghuni rumah.

“Evakuasi ular liar menjadi salah satu tugas rutin kami. Meskipun berisiko tinggi, tim sudah terlatih untuk menangani hewan buas dengan cara yang aman dan profesional,” jelasnya.

Pada Minggu (26/10) pagi sekitar pukul 10.53 WIB, warga Desa Bangkal juga dibuat panik oleh kebakaran jaringan kabel WiFi di depan Apotek Fatimah. Berkat respon cepat petugas, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan sekitar.

Baca Juga :  Terancam Hukuman 1 Tahun Penjara, Kades Aeng Tongtong Ajukan Banding

Sore harinya, dua laporan serupa kembali masuk. Pertama dari Ibu Sela di Desa Pangarangan, yang melaporkan adanya ular di kamar mandi rumahnya. Tak lama berselang, laporan terakhir datang dari Ibu Nina di Desa Pamolokan, yang menemukan ular masuk ke dalam sepeda motornya. Kedua evakuasi tersebut berhasil dilakukan dengan aman oleh tim SiLaPor 112.

Sugiyanto menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang cepat melapor melalui layanan darurat 112. Ia menegaskan, kerja sama antara warga dan petugas sangat menentukan keberhasilan penanganan insiden.

Baca Juga :  Pertama, Bupati Ra Achmad Fauzi Gelar Santunan Anak Yatim Momentum Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-753

“Kami mengimbau masyarakat agar jangan panik ketika menemukan hal-hal berbahaya seperti ular, tawon, atau kebakaran kecil. Segera hubungi Call Center 112 Sumenep, petugas kami selalu siaga 24 jam,”
tegasnya.

Layanan SiLaPor 112 Sumenep memang menjadi andalan publik dalam menangani kejadian darurat di wilayah perkotaan maupun desa. Kecepatan, profesionalisme, dan kepedulian petugas di lapangan terus menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah di tengah masyarakat.

“Kami di Damkar tidak hanya memadamkan api, tetapi juga menjaga rasa aman masyarakat dari ancaman lain seperti hewan buas dan situasi berisiko tinggi,” pungkas Sugik sapaan akrabnya.

Dengan kerja cepat dan koordinasi solid antara petugas dan masyarakat, sederet peristiwa darurat itu berhasil diatasi tanpa korban jiwa maupun kerugian besar. Sumenep kembali membuktikan bahwa sistem tanggap daruratnya mampu bekerja efektif untuk melindungi warganya.

Berita Terkait

Disdik Sumenep Siapkan Kontingen Tangguh untuk O2SN Jawa Timur 2026, Target Juara dan Prestasi Gemilang
Studi Komparasi ke Sumenep, Pemkab Sleman Pelajari Program Unggulan Pro Rakyat
Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial
Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional
GOW Sumenep Gaungkan Healing Parenting, Ajak Orang Tua Putus Rantai Pola Asuh yang Melukai Anak
Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Pamekasan Dibedah oleh Rutan Sumenep dan Lapas Se-Madura
Perkuat SDM Pers, PWI Sumenep Bekali Calon Anggota Lewat OKK Angkatan XXV
Perpusda Sumenep Jadi Magnet Pelajar, Puluhan Siswa SMPN 1 Dasuk Antusias Belajar Literasi

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:51 WIB

Disdik Sumenep Siapkan Kontingen Tangguh untuk O2SN Jawa Timur 2026, Target Juara dan Prestasi Gemilang

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:59 WIB

Studi Komparasi ke Sumenep, Pemkab Sleman Pelajari Program Unggulan Pro Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:26 WIB

Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WIB

Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:30 WIB

GOW Sumenep Gaungkan Healing Parenting, Ajak Orang Tua Putus Rantai Pola Asuh yang Melukai Anak

Berita Terbaru