Zamrud Khan Laporkan Penyidik Pidsus Polres Sumenep ke Paminal Polda Jatim: Tegaskan Proses Hukum Harus Sesuai Koridor

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengacara Zamrud Khan, S.H.

Pengacara Zamrud Khan, S.H.

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Pengacara Zamrud Khan, S.H. melaporkan salah satu penyidik Unit Pidana Khusus (Pidsus) Polres Sumenep ke Bagian Pengamanan Internal (Paminal) Polda Jawa Timur. Laporan tersebut terkait dugaan pelanggaran prosedur dalam proses pemeriksaan dan penyidikan perkara pengurusan sertifikat tanah di Desa Talango, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep.

Langkah hukum ini ditempuh setelah Kapolres Sumenep AKBP Rivanda SIK memberhentikan secara tidak hormat (PTDH) salah satu anggota Polres Sumenep berinisial Bripka VA. Menurut Zamrud Khan, hal itu menjadi bagian dari rangkaian persoalan yang menunjukkan adanya dugaan ketidaktertiban dalam pelaksanaan penyidikan di tingkat kepolisian.

Kasus ini, kata Zamrud, berawal dari proses pengurusan sertifikat tanah di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sumenep. Namun, permasalahan muncul setelah seseorang berinisial IR melaporkan kliennya, DR, dengan tuduhan pemalsuan tanda tangan.

“Padahal, klien saya merupakan ahli waris yang sah dan tidak pernah melakukan perbuatan sebagaimana yang dituduhkan. Justru sebaliknya, dugaan pemalsuan dokumen itu kuat mengarah pada pihak pelapor itu sendiri,” ujar Zamrud Khan, Kamis (9/10/2025).

Dirinya menilai, langkah penyidik dalam memproses laporan tersebut telah menyimpang dari ketentuan hukum acara pidana maupun peraturan Kapolri. Bahkan, menurutnya, kliennya terancam dijadikan tersangka tanpa dasar hukum yang jelas.

“Kami menemukan adanya penyimpangan serius dalam proses pemeriksaan dan penyidikan. Klien saya justru diarahkan menjadi tersangka, sementara dokumen penting di BPN yang menjadi dasar administrasi justru disita oleh penyidik. Akibatnya, proses sertifikasi tanah tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Atas dasar itu, Zamrud Khan memilih untuk membawa persoalan ini ke Paminal sebagai bentuk upaya hukum demi mencari keadilan dan kebenaran. Ia menilai, langkah tersebut penting agar setiap proses penegakan hukum berjalan transparan dan profesional.

“Laporan kami telah diterima dan kami sudah menjalani pemeriksaan di Paminal. Kami berharap seluruh proses ini berjalan terbuka, profesional, dan bebas dari keberpihakan, karena prinsip keadilan tidak boleh dikorbankan oleh tindakan penyidikan yang tidak proporsional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Zamrud Khan mengungkapkan bahwa laporan yang dibuat kliennya telah bergulir selama 14 bulan tanpa perkembangan signifikan. Menurutnya, kasus tersebut baru menunjukkan pergerakan setelah adanya teguran langsung dari Kapolres.

“Selama 14 bulan laporan itu mandek tanpa kejelasan arah. Baru setelah mendapat atensi dari pimpinan, penyelidikan dimulai. Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya konspirasi atau persekongkolan antara pihak-pihak tertentu yang harus segera dibuka secara terang,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada Paminal Polda Jawa Timur agar dapat diusut secara objektif dan sesuai prinsip PRESISI Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan sebagaimana visi besar Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Kami percaya institusi Polri memiliki komitmen kuat terhadap profesionalitas dan transparansi. Harapan kami, laporan ini menjadi pintu bagi terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan dan bermartabat,” tutup Zamrud Khan. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Teguhkan Peran Alumni di Daerah, IKA Unair Sumenep Siap Hadiri Munas XI

Berita Terkait

Disdik Sumenep Siapkan Kontingen Tangguh untuk O2SN Jawa Timur 2026, Target Juara dan Prestasi Gemilang
Studi Komparasi ke Sumenep, Pemkab Sleman Pelajari Program Unggulan Pro Rakyat
Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial
Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional
GOW Sumenep Gaungkan Healing Parenting, Ajak Orang Tua Putus Rantai Pola Asuh yang Melukai Anak
Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Pamekasan Dibedah oleh Rutan Sumenep dan Lapas Se-Madura
Perkuat SDM Pers, PWI Sumenep Bekali Calon Anggota Lewat OKK Angkatan XXV
Perpusda Sumenep Jadi Magnet Pelajar, Puluhan Siswa SMPN 1 Dasuk Antusias Belajar Literasi

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:51 WIB

Disdik Sumenep Siapkan Kontingen Tangguh untuk O2SN Jawa Timur 2026, Target Juara dan Prestasi Gemilang

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:59 WIB

Studi Komparasi ke Sumenep, Pemkab Sleman Pelajari Program Unggulan Pro Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:26 WIB

Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WIB

Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:30 WIB

GOW Sumenep Gaungkan Healing Parenting, Ajak Orang Tua Putus Rantai Pola Asuh yang Melukai Anak

Berita Terbaru