Peninggalan Lima Masa Peradaban Dunia Ada Di Desa Kapuan Blora

Kamis, 28 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situs Peninggalan Di Desa Kapuan Blora

Situs Peninggalan Di Desa Kapuan Blora

JAVANETWORK.CO.ID.BLORA – Liputan langsung peninggalan 5 masa peradaban dunia, yang ada di desa Kapuan kecamatan Cepu kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah pada Rabu (27/4/2022).

Sekitar pukul 21.00, tim media, berkunjung ke rumah salah satu warga Kapuan yang berdomisili di Rt. 004 Rw. 002 desa Kapuan, Joko Purnomo, namanya.

Joko Purnomo, kepada tim mengatakan, “Disini (desa Kapuan) masih ada peninggalan dari 5 peradaban atau periode, seperti di negara lain juga ada, yang diantaranya :

1. Periode Pra Sejarah
2. Periode Klasik Hindu Budha
3. Periode Kerajaan
4. Periode Penyebaran Islam
5. Periode Kolonial

Yang pertama, adalah periode Pra Sejarah, dimana di desa Kapuan pada tahun 2019 telah ditemukan fosil purbakala yang berbentuk tulang gajah, yang kemudian langsung di observasi oleh tim dari BPSMP (Balai Pelestari Situs Manusia Purba) Sangiran.

Kemudian yang kedua, sebelum itu, saya juga menemukan peninggalan periode klasik Hindu Budha, berupa alat perkakas dan alat tukar di saat itu.

Sedangkan yang ketiga, pada saat membangun pagar kebun, saya menemukan peninggalan periode kerajaan yang berbentuk keris dan pusaka dan sejenisnya.

Memasuki peninggalan yang keempat adalah periode penyebaran agama Islam yang dilakukan oleh Mbah Yai Hasan Umar dan Mbah Yai Maksum, dengan kitab-kitabnya yang digunakan saat itu.

Sedangkan yang kelima, periode kolonial, dengan masih adanya stasiun Kapuan dan kilang minyak yang saat itu dibuat oleh Nederlandche Koloniale Petrolium Maatschappij (NKPM) dan masih ada hingga saat ini, “Ungkapnya.

Ketua Pasukan Adat Nusantara Indonesia (PANI) DPD I Provinsi Jawa Tengah, Suryono, yang saat itu ikut berkunjung, dan memegang salah satu benda mirip seperti golok, mengatakan, “Ini mirip seperti pusaka yang digunakan oleh tokoh punakawan ya kang, “Tanyanya.

Joko Purnomo langsung menjawab, “Iya betul, memang seperti pusaka yang dibawa oleh tokoh wayang punakawan, dan memang ada senjata seperti itu, ketika memasuki periode kerajaan, berubah bentuk menjadi Keris dan lain sebagainya, ” Jawabnya.

Joko Purnomo juga menambahkan, “Semua peninggalan tersebut juga di dapat dari kesadaran warga sekitar, yang di kumpulkan mulai dari tahun 2018 sampai sekarang.

Sedangkan alat tukar masa klasik, di temukan di sekitar areal persawahan kilet desa Kapuan.

Dan untuk peninggalan kitab kitab karya Mbah Yai Maksum, masih di simpan dengan baik, di rumah pak Masrup, mudin Balun”. Pungkasnya.

Berita Terkait

PMI Nonprosedural Asal Kepulauan Sumenep Dipulangkan dari Malaysia, Disnaker Beri Pendampingan Intensif
Samsat Keliling Menarik Minat Warga Raas, Satlantas Sumenep Perkuat Edukasi Pajak
Momentum Hardiknas, PBSI Sumenep Gelar Turnamen Bulutangkis Multikategori dengan Hadiah Besar
Gowes Bareng ASN, Kepala Rutan Sumenep Tekankan Soliditas dan Pola Hidup Sehat
Kolaborasi Terminal Arya Wiraraja–Bungurasih Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep yang Hendak Kabur ke Bojonegoro
IGI Sumenep Gelar Lomba Hardiknas 2026, Dorong Kreativitas dan Penguatan Karakter Siswa Lewat Edukasi Anti-Bullying
Jumat Berkah Tanpa Henti, KBS Sumenep Bagikan 80 Nasi Bungturat di Simpang Polres
BAZNAS Sumenep Salurkan Bantuan RTLH di Nyabakan, Warga Tersenyum Haru

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 20:39 WIB

PMI Nonprosedural Asal Kepulauan Sumenep Dipulangkan dari Malaysia, Disnaker Beri Pendampingan Intensif

Sabtu, 11 April 2026 - 19:15 WIB

Samsat Keliling Menarik Minat Warga Raas, Satlantas Sumenep Perkuat Edukasi Pajak

Sabtu, 11 April 2026 - 16:58 WIB

Momentum Hardiknas, PBSI Sumenep Gelar Turnamen Bulutangkis Multikategori dengan Hadiah Besar

Sabtu, 11 April 2026 - 15:39 WIB

Gowes Bareng ASN, Kepala Rutan Sumenep Tekankan Soliditas dan Pola Hidup Sehat

Sabtu, 11 April 2026 - 08:22 WIB

Kolaborasi Terminal Arya Wiraraja–Bungurasih Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep yang Hendak Kabur ke Bojonegoro

Berita Terbaru