Legal Inspiring Civilization: Pascasarjana Hukum Unija Yudisiumkan 22 Lulusan Terbaiknya

Sabtu, 26 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Program Studi Magister Hukum Universitas Wiraraja (Unija) kembali menorehkan prestasi akademik membanggakan dengan menggelar Yudisium Tahun Akademik 2024–2025 yang berlangsung khidmat di Graha Sumekar Universitas Wiraraja.

Kegiatan ini digelar pada hari Sabtu (26/07/2025) dengan mengukuhkan sebanyak 22 lulusan sebagai bagian dari keluarga besar alumni Pascasarjana Hukum Unija.

Mengangkat tema besar: “Lex Populi Suprema Lex: Legal Inspiring Civilization untuk Keadilan Bermartabat dan Tatanan Hukum yang Berdampak”, prosesi yudisium bukan sekadar ritual akademik, melainkan juga momen afirmasi komitmen terhadap nilai-nilai keadilan dan supremasi hukum dalam kehidupan masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting di lingkungan kampus, mulai dari Rektor Universitas Wiraraja, Dr. Sjaifurrachman, S.H., C.N., M.H., yang sekaligus memberikan orasi ilmiah, hingga Direktur Pascasarjana, Kaprodi Magister Hukum, jajaran dosen Pascasarjana, serta para pimpinan Fakultas Hukum Universitas Wiraraja.

Baca Juga :  Ketum JOMAN Kecam Keras Tindakan Pelarangan Ibadah Natal di Cilebut Bogor

Hadir pula perwakilan dari Ikatan Alumni Magister Hukum (IKA MH), seluruh yudisiawan, serta pendamping keluarga masing-masing yudisiawan yang turut menyaksikan momen penuh haru dan kebanggaan tersebut.

Tiga lulusan terbaik diumumkan dalam acara ini, mencerminkan keberagaman profesi dan kontribusi nyata di lapangan. Ach Farhan Arif, seorang ASN di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sampang, dinobatkan sebagai lulusan terbaik pertama.

Disusul oleh Akhmadi Yasid, anggota DPRD Kabupaten Sumenep yang dikenal vokal menyuarakan aspirasi masyarakat, sebagai lulusan terbaik kedua.

Dan peringkat ketiga diraih oleh Agus Suprayitno, seorang advokat berpengalaman di Kabupaten Sumenep yang telah lama mengabdi dalam dunia penegakan hukum.

Yudisium tahun ini juga menjadi istimewa dengan capaian akreditasi “Baik Sekali” yang diterima Program Studi Magister Hukum Unija dari BAN-PT berdasarkan SK Nomor: 6664/SK/BAN-PT/Ak.KP/M/V/2025.

Baca Juga :  Lantik KSAL, Presiden Jokowi : Tingkatkan Kedaulatan Negara di Laut

Capaian ini menunjukkan kesungguhan institusi dalam menjaga mutu pendidikan tinggi hukum di tengah era globalisasi dan disrupsi sistem hukum nasional.

Dalam orasi ilmiahnya, Rektor Universitas Wiraraja, Dr. Sjaifurrachman, menyampaikan pandangan strategis bahwa lulusan magister hukum harus mampu menjadi agen transformasi hukum di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Yudisium ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah momentum akademik yang penuh makna. Tema ‘Lex Populi Suprema Lex’ menjadi pengingat bahwa hukum tertinggi adalah suara rakyat. Maka, para lulusan harus berpikir melampaui teks hukum, dan bertindak dalam semangat keadilan substantif, bukan hanya legalistik,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa ke depan, tantangan dunia hukum akan semakin kompleks mulai dari digitalisasi layanan hukum, ketimpangan akses keadilan, hingga ancaman terhadap independensi lembaga hukum.

Baca Juga :  Cegah Sedini Mungkin Judi Online dan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan ASN, Karutan Sumenep Sidak HP dan Lakukan Tes Urine

Oleh karena itu, lulusan Magister Hukum Unija dituntut untuk adaptif, responsif, dan tetap berpegang pada nilai moralitas hukum.

“Kami ingin para alumni tidak hanya menjadi pengikut hukum, tetapi pembentuk sistem hukum yang berkeadilan. Jangan takut berinovasi, jangan ragu berintegritas. Karena perubahan hukum sejati hanya bisa dimulai oleh mereka yang berpikir kritis dan bertindak dengan hati nurani,” sambungnya penuh penekanan.

Rektor pun menutup orasinya dengan ajakan penuh harap agar para lulusan membawa nama baik almamater di tengah masyarakat.

“Bawalah ilmu ini untuk kemaslahatan umat, bukan sekadar untuk jabatan. Mari bangun tatanan hukum yang berdampak dan bermartabat, demi Indonesia yang adil dan berkeadaban. Itulah semangat legal inspiring civilization yang harus kita kobarkan bersama,” tandasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Perpisahan SDN Pajagalan II Tak Sekadar Seremoni, Kadisdik Sumenep Tekankan Pentingnya Akhlak dan Prestasi
1.000 Dhamar Kambang Terangi Pembukaan HIMAGHA 33, Ghayatul Anwar Satukan Tradisi dan Pendidikan Generasi
Yonif TP 931/KJ Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Danyon Ajak Prajurit Hijrah Menuju Profesionalisme dan Pengabdian Terbaik untuk Bangsa
Doa Bersama 1 Muharram 1448 H di Masjid Nabawi Jadi Momen Spiritual Jamaah Haji Sumenep
Simpan Sabu dalam Songkok, Warga Dasuk Sumenep Diciduk Polisi
BBM Non-Subsidi Naik, Akademisi UTM Ingatkan Ancaman Inflasi hingga Stagflasi di Madura
Hijrah Menuju Kemajuan, Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Sumenep Perkuat Karakter dan Kompetensi
Camat Dasuk Lantik Anggota BPD PAW Desa Slopeng, Perkuat Sinergi dan Pengawasan Pemerintahan Desa

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:54 WIB

Perpisahan SDN Pajagalan II Tak Sekadar Seremoni, Kadisdik Sumenep Tekankan Pentingnya Akhlak dan Prestasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:31 WIB

1.000 Dhamar Kambang Terangi Pembukaan HIMAGHA 33, Ghayatul Anwar Satukan Tradisi dan Pendidikan Generasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:36 WIB

Yonif TP 931/KJ Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Danyon Ajak Prajurit Hijrah Menuju Profesionalisme dan Pengabdian Terbaik untuk Bangsa

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:34 WIB

Doa Bersama 1 Muharram 1448 H di Masjid Nabawi Jadi Momen Spiritual Jamaah Haji Sumenep

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:09 WIB

Simpan Sabu dalam Songkok, Warga Dasuk Sumenep Diciduk Polisi

Berita Terbaru

Ilustrasi Penangkapan Pelaku Narkoba

Gaya Hidup

Simpan Sabu dalam Songkok, Warga Dasuk Sumenep Diciduk Polisi

Selasa, 16 Jun 2026 - 12:09 WIB