KUALITAS DAUN EMAS TERBUKTI: SUMENEP RAIH DOUBLE WINNER INOVASI TEMBAKAU JATIM 2025

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Timur adalah Emil Elestianto Dardak Bersama Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid di Acara Gema Inovasi Pengembangan Tembakau 2025

Wakil Gubernur Jawa Timur adalah Emil Elestianto Dardak Bersama Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid di Acara Gema Inovasi Pengembangan Tembakau 2025

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kabupaten Sumenep kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu wilayah dengan inovasi pertanian tembakau paling progresif di Jawa Timur.

Dalam ajang Gema Inovasi Pengembangan Tembakau 2025 yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Provinsi Jawa Timur, Selasa (2/12/2025) malam, Sumenep berhasil meraih prestasi gemilang dengan merebut dua penghargaan sekaligus, masing-masing juara pertama dan kedua untuk kategori Penerapan Inovasi Teknis Pengembangan Varietas Tembakau.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menyebut capaian tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas petani lokal terus tumbuh dan mampu bersaing di tingkat provinsi.

“Kami bersyukur dua inovasi tembakau dari Sumenep mampu menjadi yang terbaik. Ini adalah kerja keras para petani yang pantang berhenti mencari terobosan,” kata Chainur Rasyid, Rabu (3/12/2025).

Penghargaan tertinggi diraih oleh Kelompok Tani (Poktan) Al Muawwanah Gang Asem, Desa Guluk-Guluk. Mereka memikat dewan juri melalui inovasi pemanfaatan trichoderma pada bokashi, teknik yang terbukti efektif mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk dan pestisida kimia.

Baca Juga :  Jumat Berkah Tanpa Henti, KBS Sumenep Bagikan 80 Nasi Bungturat di Simpang Polres

Selain itu, kelompok tani tersebut menambah sentuhan lokal berupa larutan gula merah yang dikocorkan ke tanaman, untuk mendorong pertumbuhan optimum serta memperkaya karakter daun tembakau.

“Kami ingin menunjukkan bahwa sumber daya lokal bisa diolah menjadi teknologi yang berdampak besar. Inovasi sederhana bisa menghasilkan kualitas daun emas yang jauh lebih baik,” kata Chainur.

Sementara itu, Poktan Al-Ikhlas dari Desa Lebeng Timur, Kecamatan Pasongsongan, meraih posisi kedua dengan inovasi pengaplikasian asam amino berbahan dasar tanaman kelor pada tembakau. Metode ini terbukti meningkatkan kualitas daun dan memperbaiki kuantitas panen secara signifikan.

Baca Juga :  Menang Tipis 2-1, Akhirnya Kesebelasan Ponpes Al-Istikmal Juara Liga Santri Piala Kasad Tahun 2022

Chainur menilai inovasi berbasis kearifan lokal seperti ini penting untuk masa depan pertanian Sumenep.

“Ketika petani memahami cara mengolah potensi alam di sekitar mereka, maka inovasi akan tumbuh tanpa batas. Ini yang ingin terus kami dorong,” tuturnya.

DKPP Sumenep berharap prestasi tersebut menjadi pemantik semangat bagi petani lainnya untuk terus mengembangkan teknik produksi tembakau yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan berkualitas tinggi.

“Kami ingin inovasi ini tidak berhenti di panggung penghargaan, tetapi menyebar ke desa-desa lain dan menjadi standar baru pertanian tembakau Sumenep,” tutup Chainur.

Dengan pencapaian ganda pada 2025 ini, Sumenep kembali menunjukkan bahwa daerah tersebut bukan hanya penghasil tembakau berkualitas, tetapi juga pusat lahirnya teknologi pertanian berbasis lokal yang terus berkembang sambil mengikuti tuntutan zaman. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Kejari Sumenep Terapkan RJ, Dua Tersangka Narkoba Dapat Kesempatan Kedua

Berita Terkait

Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial
Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional
GOW Sumenep Gaungkan Healing Parenting, Ajak Orang Tua Putus Rantai Pola Asuh yang Melukai Anak
Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Pamekasan Dibedah oleh Rutan Sumenep dan Lapas Se-Madura
Perkuat SDM Pers, PWI Sumenep Bekali Calon Anggota Lewat OKK Angkatan XXV
Perpusda Sumenep Jadi Magnet Pelajar, Puluhan Siswa SMPN 1 Dasuk Antusias Belajar Literasi
Kisah Annisa Syakina, Dosen Muda yang Membuktikan Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berkarya
Sekda Sumenep Terima Audiensi PC IPNU-IPPNU, Bahas Penguatan SDM dan Pendidikan Pelajar

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:26 WIB

Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WIB

Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:30 WIB

GOW Sumenep Gaungkan Healing Parenting, Ajak Orang Tua Putus Rantai Pola Asuh yang Melukai Anak

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:49 WIB

Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Pamekasan Dibedah oleh Rutan Sumenep dan Lapas Se-Madura

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:37 WIB

Perkuat SDM Pers, PWI Sumenep Bekali Calon Anggota Lewat OKK Angkatan XXV

Berita Terbaru