JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep, Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H., menyampaikan pidato reflektif penuh optimisme saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Sumenep yang digelar di Aula Hotel C1, Minggu (05/04/2026) malam. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan sarat nuansa konsolidasi politik.
Hadir dalam acara ini perwakilan DPP PKB, DPW PKB Jawa Timur, Ketua DPC PKB Sumenep KH. Imam Hasyim, S.H.,MH., jajaran pengurus partai, anggota Fraksi PKB DPRD Sumenep, serta Ketua Dewan Syuro PKB beserta jajarannya.
Dalam sambutannya, Bupati Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H., menyinggung perjalanan politiknya yang kerap diwarnai situasi “di ambang kekalahan”, namun pada akhirnya mampu berbalik menjadi kemenangan.
Sosok orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menyebut adanya faktor keberuntungan atau “hoki”, namun tetap menekankan pentingnya ikhtiar dan kerja keras.
“Kalau orang bilang, dalam setiap kontestasi itu ada faktor hoki, saya merasakan itu. Dari jumlah kursi yang terbatas, tetap ada ruang kemenangan. Tapi tentu tidak cukup hanya mengandalkan keberuntungan, harus tetap dimatangkan dengan usaha dan ikhtiar,” kata Bupati Fauzi.
Ia juga mengungkapkan pesan para kiai yang menyebut bahwa nama dan jabatan mengandung doa. Menurutnya, hal itu menjadi energi tersendiri dalam setiap perjalanan politik yang ia jalani.
“Para kiai pernah menyampaikan kepada saya bahwa nama itu adalah doa. Mungkin itu yang membuat saya, setiap kontestasi hampir kalah, tapi pada akhirnya selalu diberi jalan untuk menang dengan baik,” ujarnya.
Lebih jauh, Bupati Fauzi mengenang dinamika kepemimpinannya sejak periode pertama hingga kedua. Ia menyebut bahwa proses yang dilalui penuh tantangan, namun berujung pada kepercayaan yang semakin kuat dari masyarakat.
“Periode pertama saya hampir kalah, tapi akhirnya kembali. Di periode kedua, bukan lagi hampir kalah, tapi benar-benar menang dengan lebih meyakinkan. Ini tentu berkat doa dan dukungan semua pihak,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Fauzi juga memberikan apresiasi kepada PKB sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia menilai, kekompakan dan soliditas PKB menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sumenep.
“PKB ini luar biasa. Ibarat makan, tidak cukup hanya nasi, harus ada lauk dan sambal. Kehadiran PKB membuat semuanya lebih hidup, lebih kuat, dan lebih kompak dalam mendukung pembangunan,” tegas Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Dia yang juga Ketua DPC PDI-P Sumenep menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif agar visi dan misi pembangunan dapat berjalan optimal. Menurutnya, dukungan seluruh fraksi menjadi kunci keberhasilan program pemerintah.
Muscab DPC PKB Sumenep ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus menentukan arah kepemimpinan ke depan.
Dengan kehadiran seluruh elemen partai, termasuk Dewan Syuro dan Fraksi PKB DPRD, diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang solid, progresif, dan sejalan dengan aspirasi masyarakat.
Menutup sambutannya, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo berharap PKB terus melahirkan generasi baru yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah.
“Semoga ke depan lahir pemimpin-pemimpin baru di PKB yang visinya selaras dengan harapan rakyat dan mampu membawa Sumenep menjadi lebih baik,” pungkasnya. (REDJAVA****)












