Hadiri Muscab PKB Sumenep, Bupati Fauzi Singgung Faktor Hoki, Doa Kiai dan Soliditas Partai

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H., Saat Memberikan Sambutan di Acara Muscab DPC PKB Sumenep Bertempat di Aula Hotel C1 Sumenep, Minggu (05/04/2026)

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H., Saat Memberikan Sambutan di Acara Muscab DPC PKB Sumenep Bertempat di Aula Hotel C1 Sumenep, Minggu (05/04/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep, Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H., menyampaikan pidato reflektif penuh optimisme saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Sumenep yang digelar di Aula Hotel C1, Minggu (05/04/2026) malam. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan sarat nuansa konsolidasi politik.

Hadir dalam acara ini perwakilan DPP PKB, DPW PKB Jawa Timur, Ketua DPC PKB Sumenep KH. Imam Hasyim, S.H.,MH., jajaran pengurus partai, anggota Fraksi PKB DPRD Sumenep, serta Ketua Dewan Syuro PKB beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, Bupati Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H., menyinggung perjalanan politiknya yang kerap diwarnai situasi “di ambang kekalahan”, namun pada akhirnya mampu berbalik menjadi kemenangan.

Sosok orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menyebut adanya faktor keberuntungan atau “hoki”, namun tetap menekankan pentingnya ikhtiar dan kerja keras.

“Kalau orang bilang, dalam setiap kontestasi itu ada faktor hoki, saya merasakan itu. Dari jumlah kursi yang terbatas, tetap ada ruang kemenangan. Tapi tentu tidak cukup hanya mengandalkan keberuntungan, harus tetap dimatangkan dengan usaha dan ikhtiar,” kata Bupati Fauzi.

Ia juga mengungkapkan pesan para kiai yang menyebut bahwa nama dan jabatan mengandung doa. Menurutnya, hal itu menjadi energi tersendiri dalam setiap perjalanan politik yang ia jalani.

“Para kiai pernah menyampaikan kepada saya bahwa nama itu adalah doa. Mungkin itu yang membuat saya, setiap kontestasi hampir kalah, tapi pada akhirnya selalu diberi jalan untuk menang dengan baik,” ujarnya.

Lebih jauh, Bupati Fauzi mengenang dinamika kepemimpinannya sejak periode pertama hingga kedua. Ia menyebut bahwa proses yang dilalui penuh tantangan, namun berujung pada kepercayaan yang semakin kuat dari masyarakat.

“Periode pertama saya hampir kalah, tapi akhirnya kembali. Di periode kedua, bukan lagi hampir kalah, tapi benar-benar menang dengan lebih meyakinkan. Ini tentu berkat doa dan dukungan semua pihak,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Fauzi juga memberikan apresiasi kepada PKB sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia menilai, kekompakan dan soliditas PKB menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sumenep.

“PKB ini luar biasa. Ibarat makan, tidak cukup hanya nasi, harus ada lauk dan sambal. Kehadiran PKB membuat semuanya lebih hidup, lebih kuat, dan lebih kompak dalam mendukung pembangunan,” tegas Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Dia yang juga Ketua DPC PDI-P Sumenep menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif agar visi dan misi pembangunan dapat berjalan optimal. Menurutnya, dukungan seluruh fraksi menjadi kunci keberhasilan program pemerintah.

Muscab DPC PKB Sumenep ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus menentukan arah kepemimpinan ke depan.

Dengan kehadiran seluruh elemen partai, termasuk Dewan Syuro dan Fraksi PKB DPRD, diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang solid, progresif, dan sejalan dengan aspirasi masyarakat.

Menutup sambutannya, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo berharap PKB terus melahirkan generasi baru yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah.

“Semoga ke depan lahir pemimpin-pemimpin baru di PKB yang visinya selaras dengan harapan rakyat dan mampu membawa Sumenep menjadi lebih baik,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Momen Hangat Ketua DPRD Sumenep Bertemu Presiden Prabowo Subianto di Akmil Magelang
Helmi Art Museum Sumenep Gaungkan “From Steel to Soul” yang Menggetarkan Nusantara di Momentum Hari Keris Nasional 2026
Atlet Sumenep Pamer Dominasi di FOSFAT Se-Madura, Raih 4 Emas di Lintasan Sprint
Az Syahra Nastiti Ramadhani Bawa Pulang Juara 1 Smart Competition, Harumkan Dunia Pendidikan Sumenep
Hari Keris Nasional 2026: Dr. Naghfir Tegaskan Keris sebagai Simbol Kekuatan, Kejayaan, dan Kemakmuran Bangsa
11 Ribu Pelari Padati Gianyar, Polres Probolinggo Ambil Bagian di Kemala Run 2026
PC PSNU Pagar Nusa Sumenep Gelar Rapat Pleno, Perkuat Konsolidasi dan Penyegaran Pengurus hingga 2028
Peredaran Narkotika di Kepulauan Sumenep Kian Mengkhawatirkan, PDM: Alarm Serius Penegakan Hukum

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:58 WIB

Momen Hangat Ketua DPRD Sumenep Bertemu Presiden Prabowo Subianto di Akmil Magelang

Minggu, 19 April 2026 - 20:26 WIB

Helmi Art Museum Sumenep Gaungkan “From Steel to Soul” yang Menggetarkan Nusantara di Momentum Hari Keris Nasional 2026

Minggu, 19 April 2026 - 18:34 WIB

Atlet Sumenep Pamer Dominasi di FOSFAT Se-Madura, Raih 4 Emas di Lintasan Sprint

Minggu, 19 April 2026 - 18:12 WIB

Az Syahra Nastiti Ramadhani Bawa Pulang Juara 1 Smart Competition, Harumkan Dunia Pendidikan Sumenep

Minggu, 19 April 2026 - 16:41 WIB

Hari Keris Nasional 2026: Dr. Naghfir Tegaskan Keris sebagai Simbol Kekuatan, Kejayaan, dan Kemakmuran Bangsa

Berita Terbaru