Langkah Maju Dinsos P3A Sumenep: Satgas PPA Jadi Ujung Tombak Pencegahan Kekerasan di Tingkat Desa

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadinsos P3A Kabupaten Dr. Rahman Riadi Didampingi Camat Kota Dan Jaksa Nur di Acara Sosialisasi dan Pembentukan Satgas PPA Tingkat Desa di Balai Kantor Desa Kebonagung Kecamatan Kota, Kamis (16/04/2026)

Kadinsos P3A Kabupaten Dr. Rahman Riadi Didampingi Camat Kota Dan Jaksa Nur di Acara Sosialisasi dan Pembentukan Satgas PPA Tingkat Desa di Balai Kantor Desa Kebonagung Kecamatan Kota, Kamis (16/04/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjawab tantangan perlindungan sosial. Melalui gebrakan strategis, pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) kini digencarkan hingga ke tingkat desa, menjadikan sistem perlindungan semakin masif dan menyentuh langsung ke masyarakat.

Memasuki hari ketiga rangkaian kegiatan, suasana penuh semangat terasa di Balai Desa Kebonagung, Kecamatan Kota Sumenep, Kamis (16/04/2026). Lokasi ini menjadi saksi pentingnya pelibatan seluruh elemen bangsa dalam menjaga hak dan keselamatan perempuan serta anak.

Kehadiran Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Dr. R, Rahman Riadi, menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah. Tidak datang sendiri, ia didampingi jajaran serta didukung langsung oleh perwakilan Kejaksaan Negeri Sumenep, Camat Kota Sumenep, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat dan agama.

Dalam sambutannya yang tegas, Kadinsos P3A Sumenep, Dr. R. Rahman Riadi menegaskan bahwa keberadaan Satgas PPA bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan ujung tombak pertahanan yang nyata.

“Kami ingin memastikan bahwa perlindungan bukan hanya wacana, melainkan hadir di depan mata masyarakat. Satgas PPA ini adalah garda terdepan yang menjamin akses penanganan yang cepat, tepat, dan humanis bagi setiap korban,” tegas Rahman Riadi dengan penuh keyakinan.

Lebih jauh, ia menekankan perubahan paradigma penanganan. Pemerintah tidak hanya fokus pada response atau penanganan kasus, tetapi memprioritaskan upaya pencegahan (prevention).

“Edukasi dan sosialisasi adalah kunci. Kami harus memutus mata rantai potensi kekerasan sejak dini. Masyarakat harus sadar, paham, dan berani bertindak,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Bertemakan "Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu"

Satu hal yang membuat langkah ini semakin kokoh adalah keterlibatan langsung aparat penegak hukum. Perwakilan Kejaksaan Negeri Sumenep Nur Fajriyah, S.H., menegaskan siap bersinergi total. Kehadiran Satgas di desa dinilai akan mempercepat roda keadilan.

“Dengan adanya Satgas di tingkat desa, laporan dan penanganan awal bisa dilakukan seketika. Ini membuat proses hukum berjalan jauh lebih efektif dan tidak berbelit-belit. Kami siap mendampingi dan menegakkan hukum tanpa kompromi,” ungkap Jaksa Nur sapaannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan Dinsos P3A, Fatimussuhra, menyoroti aspek keberlanjutan. Menurutnya, Satgas harus hidup dan bergerak aktif.

“Kami tidak ingin Satgas ini hanya ada di atas kertas. Oleh karena itu, pendampingan, monitoring, serta peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan akan terus kami lakukan agar mereka tangguh dalam bertindak,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga :  Peringati HSN 2024 dan Festival Pais Love, PAIS Kemenag Sumenep Gelar Lomba Pildacil

Sambut hangat juga datang dari Kepala Desa Kebonagung, Bustanul Affa, S.H., yang menyatakan kesiapan penuh desa untuk mendukung program strategis ini.

“Kami berkomitmen menjadikan Desa Kebonagung sebagai wilayah yang aman, nyaman, dan ramah anak. Tidak ada tempat bagi kekerasan di sini,” kata Kades Bustanul Affa.

Langkah Pemkab Sumenep ini menjadi bukti nyata bahwa perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi antara pemerintah, penegak hukum, dan masyarakat, tercipta benteng pertahanan sosial yang kuat demi masa depan yang lebih cerah dan aman. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Ribuan Warga Semarakkan Pembukaan Rangkaian HUT ke-81 RI di Guluk-Guluk, Camat Ajak Masyarakat Rawat Persatuan dan Semangat Gotong Royong
Membanggakan! Siswi SDN Gapura Barat I Sumenep Tembus Juara III OPEC Se-Madura 2026
AMPD Desak Kemenag Buka Suara Soal Isu Pengisian Jabatan Strategis, Nilai Transparansi Jadi Penentu Kepercayaan Publik
Pelantikan PC IPNU-IPPNU Sumenep 2026-2028, KH Widadi Rahim: Regenerasi NU Lahirkan Pemimpin Masa Depan
dr. Laos Soroti Stigma ODGJ di Sumenep, Dukungan Keluarga Jadi Kunci Pemulihan
Debut Manis Atlet Baru, Kontingen Angkat Berat Sumenep Borong Dua Medali Perunggu di Kejurprov PABERSI Jatim 2026
Pelantikan KJS 2026–2029 dan Launching MEC 2026, Bupati Fauzi Ajak Insan Pers Perkuat Pembangunan Sumenep
Pengurus Ambalan Jokotole–Dewi Ratnadi MAN Sumenep Resmi Dilantik, Siapkan Generasi Pemimpin Berkarakter

BERITA TERKAIT

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Ribuan Warga Semarakkan Pembukaan Rangkaian HUT ke-81 RI di Guluk-Guluk, Camat Ajak Masyarakat Rawat Persatuan dan Semangat Gotong Royong

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Membanggakan! Siswi SDN Gapura Barat I Sumenep Tembus Juara III OPEC Se-Madura 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:14 WIB

AMPD Desak Kemenag Buka Suara Soal Isu Pengisian Jabatan Strategis, Nilai Transparansi Jadi Penentu Kepercayaan Publik

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Pelantikan PC IPNU-IPPNU Sumenep 2026-2028, KH Widadi Rahim: Regenerasi NU Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:29 WIB

dr. Laos Soroti Stigma ODGJ di Sumenep, Dukungan Keluarga Jadi Kunci Pemulihan

BERITA TERBARU