15 Satgas PPA Dibentuk di Campor Barat, Dinsos P3A Sumenep Fokus Perlindungan Anak dan Perempuan

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Perlindungan Perempuan (PP) Dinsos P3A Sumenep, Fatimatussehra Saat Sosialisasi Pembentukan Satgas PPA di Balai Desa Campor Barat Kecamatan Ambunten, Rabu (15/04/2026)

Kabid Perlindungan Perempuan (PP) Dinsos P3A Sumenep, Fatimatussehra Saat Sosialisasi Pembentukan Satgas PPA di Balai Desa Campor Barat Kecamatan Ambunten, Rabu (15/04/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Sumenep hingga ke tingkat desa. Melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) kini mulai digencarkan sebagai lini terdepan penanganan kasus.

Langkah konkret itu terlihat dalam kegiatan sosialisasi dan pembentukan Satgas PPA di Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten, Rabu (15/04/2026). Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah desa, calon anggota Satgas, serta perwakilan Dinsos P3A Sumenep.

Kadinsos P3A Kabupaten Sumenep Dr. Rahman Riadi melalui Kabid Perlindungan Perempuan (PP) Dinsos P3A Sumenep, Fatimatussehra, menegaskan bahwa pembentukan Satgas PPA merupakan respons atas masih ditemukannya kasus kekerasan di tengah masyarakat, khususnya yang menyasar kelompok rentan.

“Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih terjadi. Karena itu, keberadaan Satgas PPA di tingkat desa sangat penting sebagai garda awal dalam mendeteksi dan menangani kasus sejak dini,” ujarnya.

Menurutnya, Satgas PPA tidak hanya berfungsi sebagai pelapor, tetapi juga memiliki peran strategis dalam melakukan identifikasi permasalahan, memberikan penanganan awal, hingga memastikan korban mendapatkan perlindungan yang layak.

“Satgas ini bekerja berdasarkan tugas dan fungsi yang sudah ditetapkan melalui SK. Mereka harus mampu bergerak cepat, mulai dari identifikasi kasus hingga memberikan pertolongan pertama kepada korban,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Agendakan Paripurna Penetapan Bupati-Wabup Terpilih

Fatimatussehra menjelaskan, dalam kondisi tertentu, korban yang terindikasi mengalami kekerasan akan segera diamankan untuk menghindari risiko lanjutan. Selanjutnya, korban dirujuk ke Dinsos P3A guna mendapatkan pendampingan lebih intensif.

“Setelah dirujuk, Dinsos akan melakukan pendampingan sesuai kebutuhan korban. Penanganan dilakukan secara menyeluruh agar korban mendapatkan perlindungan maksimal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Campor Barat, Samsul Arifin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dinsos P3A yang dinilai mampu memperkuat sistem perlindungan sosial di tingkat desa.

“Kami berharap keberadaan Satgas PPA ini benar-benar menjadi solusi dalam menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, sekaligus mendorong pemberdayaan perempuan di desa,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polres Sumenep Gelar Apel Siaga, Pastikan Malam Takbiran Berjalan Kondusif

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif anggota Satgas yang berjumlah 15 orang agar tidak hanya hadir secara struktural, tetapi juga mampu memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Satgas harus mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan terbebas dari kekerasan,” pungkasnya.

Pembentukan Satgas PPA ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Sumenep dalam membangun sistem perlindungan berbasis komunitas, sekaligus memastikan setiap kasus dapat ditangani lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan
Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur
PKDI Cup II 2026: Saling Serang di Lapangan, Pamekasan dan Sumenep Berbagi Angka 1-1
Era Fintech Makin Pesat, Dr. Naghfir Ingatkan Pemuda Jangan Sekadar Jadi Pengguna
Diklat Paskibra Sumenep Makin Bermakna, Yonif TP 931/KJ Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan
Satlantas Polresta Sumenep Gandeng TVRI, Hadirkan Informasi Lalu Lintas Aktual untuk Masyarakat
Semarak Lomba Kemerdekaan Persit Yonif TP 931/KJ, Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Penuh Keceriaan
Kaki Palsu dan Kursi Roda Jadi Jalan Baru, Bakti TNI AD Bawa Harapan untuk Warga Sumenep

BERITA TERKAIT

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PKDI Cup II 2026: Saling Serang di Lapangan, Pamekasan dan Sumenep Berbagi Angka 1-1

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:33 WIB

Era Fintech Makin Pesat, Dr. Naghfir Ingatkan Pemuda Jangan Sekadar Jadi Pengguna

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Diklat Paskibra Sumenep Makin Bermakna, Yonif TP 931/KJ Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan

BERITA TERBARU