JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menjelang pertengahan Ramadan 1446 Hijriah, arus lalu lintas di kawasan Pasar Gayam, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, diprediksi melonjak tajam.
Menyadari potensi kemacetan akibat parkir liar dan kepadatan kendaraan, Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Gayam langsung turun tangan, Sabtu (08/03/2025).
Jajaran Forpimka Gayam, terdiri dari Polsek Sapudi, Koramil 0827/20 Sapudi, dan Pemerintah Kecamatan Gayam melaksanakan operasi penertiban parkir dan pengaturan lalu lintas di sekitar pasar.
Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran aktivitas masyarakat yang semakin meningkat selama bulan suci.
Kapolsek Sapudi, AKP Agus Sugito, S.H., M.H., yang memimpin langsung kegiatan ini, menegaskan bahwa pihaknya telah memasang spanduk imbauan di jembatan Pasar Gayam.
Spanduk tersebut berisi peringatan keras agar pengendara tidak memarkir kendaraan sembarangan, terutama di titik-titik rawan yang dapat menghambat arus lalu lintas.
“Pasar Gayam adalah pusat ekonomi utama di Sapudi, terutama selama Ramadan. Banyak perantau sudah kembali, aktivitas belanja meningkat, dan jika tidak ditertibkan sejak dini, kemacetan tak terhindarkan. Kami ingin memastikan semua warga bisa beraktivitas dengan nyaman dan aman,” kata AKP Agus Sugito.
Tidak hanya memasang spanduk dan memberikan imbauan, AKP Agus Sugito bersama Danramil 0827/20 Sapudi Kapten Suparman dan Sekretaris Camat Gayam Moh. Saleh juga turun langsung ke lapangan.
Dengan menggunakan pengeras suara, mereka mengingatkan masyarakat agar tidak memarkir kendaraan di tempat yang bisa menghambat arus lalu lintas atau membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Keselamatan adalah prioritas. Jangan sampai parkir sembarangan justru menyebabkan kecelakaan atau kemacetan parah. Jika ke depan masih ada yang melanggar, kami tak segan-segan untuk menindak tegas,” ujarnya.
Guna memastikan ketertiban tetap terjaga selama bulan Ramadan, Forpimka berkomitmen untuk melakukan patroli rutin, terutama pada jam-jam sibuk seperti menjelang berbuka puasa dan sahur.
“Kami akan terus memantau kondisi jalan, terutama saat puncak kepadatan di pertengahan Ramadan nanti. Masyarakat harus disiplin, dan kami siap bertindak jika ada yang melanggar,” pungkasnya.
Langkah cepat dan tegas dari jajaran Forpimka Gayam ini mendapat apresiasi dari masyarakat.
Banyak warga yang merasa lebih nyaman beraktivitas di sekitar pasar tanpa harus khawatir terjebak kemacetan akibat parkir liar.
“Biasanya, kalau Ramadan, jalanan di depan pasar jadi semrawut. Dengan adanya petugas yang mengatur lalu lintas dan menertibkan parkir, kami merasa lebih aman dan nyaman,” ujar seorang warga setempat.
Forpimka berharap, sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Kecamatan Gayam ini dapat terus terjaga guna menciptakan suasana yang tertib, aman, dan kondusif selama Ramadan.
Dengan patroli rutin dan ketegasan dalam penertiban, mereka memastikan bahwa Pasar Gayam tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi yang nyaman bagi semua warga Pulau Sapudi. (REDJAVA****)












