Bupati Fauzi: Pramuka Adalah Tembok Terakhir Moral Bangsa di Tengah Derasnya Gelombang Digital

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Saat Memberikan Cinderamata Keris Pusaka Sumenep Kepada Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim, HM. Arum Sabil di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (01/04)2025)

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Saat Memberikan Cinderamata Keris Pusaka Sumenep Kepada Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim, HM. Arum Sabil di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (01/04)2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah derasnya arus perubahan zaman, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, tampil tegas dan visioner saat dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sumenep masa bakti 2025–2030.

Pelantikan yang berlangsung khidmat di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (1/5/2025), menjadi momentum penting kebangkitan Pramuka sebagai pilar pembentuk karakter generasi muda.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur, HM Arum Sabil, secara resmi melantik jajaran Mabicab, Kwartir Cabang (Kwarcab), Lembaga Pemeriksa Keuangan, serta Badan Kelengkapan Gerakan Pramuka Sumenep.

Dalam struktur baru ini, Wahyu Kurniawan Pribadi Kepala Satpol PP Sumenep ditetapkan sebagai Ketua Kwarcab masa bakti 2024–2029.

Dalam sambutannya, HM Arum Sabil menyampaikan pesan mendalam: Pramuka bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan laboratorium nilai-nilai luhur bangsa.

Baca Juga :  Akibat Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu, RZA Warga Kalikatak Diamankan Polsek Arjasa

Di hadapan jajaran Forkopimda dan tamu undangan, pria asal Jember ini menegaskan bahwa teknologi tanpa kendali bisa menjadi senjata makan tuan.

“Kemajuan teknologi jika tidak disikapi dengan arif akan menjadi bumerang bagi masa depan bangsa,” ujar Arum, sembari mengutip Dasa Darma Pramuka, “Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia”, sebagai landasan moral yang kini semakin langka.

Senada dengan Arum Sabil, Bupati Fauzi dalam sambutannya menyebut Pramuka sebagai “tembok terakhir moral bangsa”.

Di tengah ancaman masif seperti judi online, pornografi digital, dan narkoba, Gerakan Pramuka diyakininya hadir sebagai solusi konkret dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Puluhan Jurnalis Gelar Aksi Dan Baca Tahlil Bersama Depan Mapolda Jatim, Kecam Pernyataan Kapolres Sampang

“Gerakan Pramuka sangatlah tepat berada di garda terdepan. Ia tidak hanya membentuk kecakapan hidup, tapi juga memperkuat kecerdasan spiritual yang menjadi kebutuhan utama generasi kita,” tegas Fauzi.

Lebih lanjut, Bupati Fauzi mengajak Kwarcab Sumenep untuk merancang program yang adaptif terhadap tantangan digital, sekaligus membumi di tengah kehidupan masyarakat akar rumput.

Menurutnya, Pramuka harus menyatu dengan denyut nadi desa, sekolah, dan ruang publik lainnya sebagai penggerak nilai, budaya, dan inovasi.

“Sumenep adalah tanah bertuah. Di sini lahir generasi cemerlang. Pramuka harus menjadi simpul yang memadukan kekayaan budaya lokal dengan semangat nasionalisme modern,” tuturnya.

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kabupaten Sumenep berjanji akan memberikan dukungan maksimal terhadap seluruh kegiatan Gerakan Pramuka dari aspek anggaran, sarana prasarana, hingga kolaborasi lintas sektor.

“Kami membuka ruang selebar-lebarnya untuk kolaborasi. Mari jadikan Pramuka kekuatan sosial yang mengangkat marwah Sumenep sebagai Kota Keris yang berkemajuan,” pungkasnya.

Dalam momen penuh simbol itu, prosesi pelantikan ditutup dengan penyerahan cendera mata. HM Arum Sabil menerima keris pusaka khas Sumenep dari Bupati Fauzi sebuah penegasan bahwa Pramuka dan warisan budaya adalah dua sisi dari mata uang yang sama: karakter bangsa.

Baca Juga :  Perpusling Dispusip Sumenep Turun ke Ruang Publik, Literasi Warnai PMC Festival Vol. 2

Acara ini tidak hanya menandai regenerasi struktural di tubuh Pramuka Sumenep, tetapi juga menjadi titik tolak baru: bahwa pendidikan karakter harus terus diperjuangkan bahkan ketika dunia berlari terlalu cepat. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Perpusda Sumenep Jadi Magnet Pelajar, Puluhan Siswa SMPN 1 Dasuk Antusias Belajar Literasi
Kisah Annisa Syakina, Dosen Muda yang Membuktikan Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berkarya
Sekda Sumenep Terima Audiensi PC IPNU-IPPNU, Bahas Penguatan SDM dan Pendidikan Pelajar
Rapat Paripurna DPRD Sumenep, Bupati Sumenep Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Raihan WTP Ke-9 Berturut-turut
PDIP Bantah Tunggangi Aksi Mahasiswa Tolak MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Tidak Bisa Diperintah Siapa Pun
Grand Final Festival Karaoke Dangdut Madura Open 2026 Jadi Sorotan, Talenta Terbaik Madura Siap Tampil Memukau
Warga Sumenep Raih Hadiah Umrah dari Pemprov Jatim, Bukti Nyata Kepatuhan Bayar Pajak Berbuah Manis
Donor Darah DWP Kabupaten Sumenep Jadi Wujud Nyata Solidaritas dan Kepedulian Kemanusiaan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:14 WIB

Perpusda Sumenep Jadi Magnet Pelajar, Puluhan Siswa SMPN 1 Dasuk Antusias Belajar Literasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:00 WIB

Kisah Annisa Syakina, Dosen Muda yang Membuktikan Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berkarya

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:59 WIB

Sekda Sumenep Terima Audiensi PC IPNU-IPPNU, Bahas Penguatan SDM dan Pendidikan Pelajar

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:48 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sumenep, Bupati Sumenep Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Raihan WTP Ke-9 Berturut-turut

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:41 WIB

PDIP Bantah Tunggangi Aksi Mahasiswa Tolak MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Tidak Bisa Diperintah Siapa Pun

Berita Terbaru