Festival Rubaru 2026 Ditutup Meriah, Potensi Pertanian dan UMKM Sumenep Siap Tembus Pasar Lebih Luas

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pelaksana Kegiatan Yang Juga Sekcam Rubaru Saruji, S.Sos

Ketua Pelaksana Kegiatan Yang Juga Sekcam Rubaru Saruji, S.Sos

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Gemerlap lampu panggung berpadu dengan antusiasme ribuan masyarakat menandai berakhirnya Rubaru Agro Culture Festival 2026 di Lapangan Banasare, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Minggu malam. Penutupan festival berlangsung meriah sekaligus menjadi simbol kuat bangkitnya sektor pertanian, UMKM, dan budaya lokal sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Selama beberapa hari penyelenggaraan, festival menghadirkan berbagai kegiatan mulai dari pameran hasil pertanian, bazar UMKM, promosi produk unggulan desa, pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat hingga edukasi mengenai inovasi pertanian. Seluruh rangkaian acara berhasil menyedot perhatian masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep.

Lebih dari sekadar pesta rakyat, Rubaru Agro Culture Festival menjadi panggung besar untuk memperkenalkan kekuatan ekonomi lokal kepada publik. Produk pertanian unggulan, hasil olahan masyarakat, hingga kreativitas pelaku UMKM mendapat ruang promosi yang luas sehingga diharapkan mampu meningkatkan daya saing di pasar yang lebih besar.

Ketua Panitia Rubaru Agro Culture Festival 2026, Saruji, S.Sos, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan festival merupakan buah dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat yang sejak awal memiliki semangat yang sama untuk memajukan Kecamatan Rubaru.

“Festival ini bukan hanya tentang kemeriahan acara, tetapi menjadi momentum bersama untuk memperkenalkan potensi unggulan Rubaru kepada masyarakat yang lebih luas. Kami ingin sektor pertanian dan UMKM semakin dikenal serta memiliki nilai ekonomi yang terus meningkat,” kata Saruji dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, sinergi antara Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka), pemerintah desa, panitia, pelaku usaha, sponsor, penyuluh pertanian, hingga masyarakat menjadi fondasi utama yang membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses tanpa kendala berarti.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Forkopimka Rubaru, seluruh kepala desa se-Kecamatan Rubaru, para sponsor, penyuluh pertanian, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh sehingga festival ini dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses,” ujarnya.

Menurut Saruji, Rubaru memiliki kekayaan sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Potensi tersebut harus terus diperkuat melalui promosi, inovasi, dan kolaborasi agar mampu memberikan kesejahteraan yang lebih besar bagi para petani maupun pelaku usaha lokal.

Baca Juga :  Arta' Potre' Kone'ng, Kacang Hijau Kuning Asli Sumenep Menuju Pengakuan Nasional

Ia menilai pembangunan sektor pertanian saat ini tidak cukup hanya mengandalkan hasil panen, tetapi juga harus diiringi dengan pengembangan produk olahan yang memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya menjual hasil panen dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga mampu mengembangkan produk olahan yang memiliki nilai jual lebih tinggi sehingga pendapatan masyarakat dapat terus meningkat,” ungkap Saruji.

Festival ini juga menjadi wadah bagi puluhan pelaku UMKM untuk memamerkan berbagai produk khas Rubaru. Beragam hasil olahan pangan, kerajinan, hingga produk berbasis komoditas pertanian lokal mendapat perhatian besar dari para pengunjung yang memadati area festival sejak sore hingga malam hari.

Baca Juga :  Wabup Sumenep, Konsisten dan Optimis UMKM Sumenep Bisa Tembus Internasional

Bagi masyarakat, kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan tahunan, tetapi juga menjadi ruang bertemunya petani, pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun jaringan ekonomi yang saling menguatkan.

Saruji berharap semangat kolaborasi yang telah terbangun selama festival tidak berhenti setelah acara berakhir. Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi kunci mempercepat pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Kolaborasi seperti ini harus terus dijaga. Ketika pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan berjalan bersama, maka potensi Rubaru akan semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” jelas dia.

Ia menambahkan, Rubaru Agro Culture Festival diharapkan menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dengan konsep yang semakin inovatif sehingga mampu menarik lebih banyak pengunjung sekaligus membuka peluang investasi di sektor pertanian, UMKM, dan ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Arsip sebagai Fondasi Keterbukaan Informasi Publik di Kabupaten Sumenep

Lebih lanjut, Saruji menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

“Keberhasilan festival ini menjadi milik seluruh masyarakat Rubaru. Semoga semangat kebersamaan ini terus tumbuh sehingga Rubaru semakin maju sebagai kawasan pertanian unggulan yang mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Berakhirnya Rubaru Agro Culture Festival 2026 bukan menjadi akhir dari sebuah perayaan, melainkan awal dari komitmen bersama untuk terus mengembangkan sektor pertanian, memperkuat UMKM, melestarikan budaya lokal, serta menjadikan Kecamatan Rubaru sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian di Kabupaten Sumenep.

Berita Terkait

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru