JAVANETWORK.CO.ID.BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus memperkuat sinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Komitmen itu ditunjukkan dengan kehadiran Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Ir. Dedi Falahuddin, ST, MT, yang mewakili Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, pada Upacara Pembukaan Bakti TNI AD Tahun 2026 di Wilayah Madura.
Kegiatan yang berlangsung di Alun-alun Kabupaten Bangkalan, Senin (6/7/2026), menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menghadirkan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Acara tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Tohir, serta para Dandim se-Madura dan jajaran kepala daerah di Pulau Madura.
Mewakili Bupati Sumenep, Staf Ahli Bupati Ir. Dedi Falahuddin mengatakan bahwa kehadiran Pemkab Sumenep merupakan bentuk dukungan terhadap program Bakti TNI AD yang selama ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Bupati Sumenep memberikan amanah kepada kami untuk menghadiri pembukaan Bakti TNI AD 2026 sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi bersama TNI. Kolaborasi ini menjadi modal penting untuk mendorong pembangunan yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Dedi Falahuddin disela-sela kegiatan kepada media ini.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah dan TNI tidak hanya sebatas mendukung pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, ketahanan sosial, serta pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor.
“Sinergi yang telah terjalin harus terus diperkuat. Pemerintah Kabupaten Sumenep siap mendukung berbagai program TNI yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, sehingga pembangunan di Madura dapat berjalan lebih cepat, merata, dan berkelanjutan,” ujarnya menambahkan.
Program Bakti TNI AD Tahun 2026 diharapkan menjadi penggerak kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan wilayah Madura.
Melalui dukungan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat, program tersebut diyakini mampu memberikan manfaat nyata, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga penguatan persatuan dan ketahanan wilayah.












