BRIDA Sumenep Petakan Potensi Daerah, Produk Unggulan Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BRIDA Sumenep Gandeng Universitas Merdeka Malang Petakan Produk Unggulan, Siapkan Strategi Dongkrak Ekonomi dan PAD

BRIDA Sumenep Gandeng Universitas Merdeka Malang Petakan Produk Unggulan, Siapkan Strategi Dongkrak Ekonomi dan PAD

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai menyusun fondasi baru untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), pemerintah menggandeng Universitas Merdeka Malang melakukan Kajian Kelayakan Pengembangan Kawasan Produk Unggulan Kabupaten Sumenep, sebuah riset yang diproyeksikan menjadi dasar lahirnya kebijakan strategis guna meningkatkan daya saing daerah, menarik investasi, hingga mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Langkah awal penelitian tersebut ditandai dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) laporan pendahuluan di Kantor BRIDA Kabupaten Sumenep, Senin (6/7/2026). Forum ini melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Bappeda, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Diskop UKM Perindag, DPMD, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Lingkungan Hidup, DPMPTSP, hingga perwakilan Kecamatan Pragaan dan Pasongsongan.

Kolaborasi lintas sektor itu menjadi bagian penting dalam menyusun peta pengembangan kawasan berbasis potensi lokal. Kabupaten Sumenep yang memiliki 27 kecamatan—18 di wilayah daratan dan sembilan di wilayah kepulauan dinilai menyimpan kekuatan ekonomi yang beragam, mulai sektor pertanian, perikanan, garam, kerajinan keris, pariwisata, hingga UMKM.

Baca Juga :  Penemuan Mayat Dalam Kondisi Jadi Tengkorak Di Hutan Jati, Hebohkan Warga Lenteng

Kepala BRIDA Kabupaten Sumenep, Siswahyudi Bintoro, S.Sos., M.Si., mengatakan penelitian tersebut tidak hanya bertujuan memotret potensi daerah, tetapi juga menghasilkan kebijakan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara nyata.

“Kami mengundang seluruh OPD terkait untuk mengawal proses penelitian ini sejak awal. Harapannya, hasil kajian nanti benar-benar melahirkan kebijakan strategis yang mampu memperkuat produk unggulan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep,” kata Siswahyudi Bintoro.

Menurutnya, setiap sektor yang menjadi kekuatan Kabupaten Sumenep harus memperoleh perhatian dalam penelitian tersebut. Tidak hanya sektor pertanian, perikanan, garam, maupun UMKM, tetapi juga kerajinan keris yang telah menjadi identitas daerah dengan julukan Kota Keris.

“Kajian ini harus menghasilkan arah kebijakan yang rinci, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Seluruh rekomendasi nantinya akan mengacu pada RPJMD Kabupaten Sumenep Tahun 2025–2029 sehingga dapat menjadi pijakan pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dirinya menilai riset menjadi instrumen penting agar setiap kebijakan pembangunan tidak lagi disusun berdasarkan asumsi, melainkan didukung data ilmiah, kondisi lapangan, dan potensi ekonomi yang benar-benar dimiliki setiap wilayah.

Baca Juga :  TARABAN PROTES

Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana Kajian Universitas Merdeka Malang, Dr. Catur Wahyudi, MA, menjelaskan penelitian menggunakan pendekatan mixed methods yang menggabungkan analisis kuantitatif, kualitatif, dan spasial. Pendekatan tersebut dipilih agar hasil penelitian mampu menggambarkan kondisi riil sekaligus menawarkan solusi kebijakan yang dapat diterapkan pemerintah daerah.

“FGD ini menjadi tahapan awal dalam proses pengumpulan data. Setelah itu kami akan melakukan analisis secara komprehensif untuk menyusun rekomendasi strategis dan policy brief yang dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumenep,” ungkap Catur.

Ia menambahkan, identifikasi awal dilakukan berdasarkan struktur ekonomi daerah, arah pembangunan dalam RPJMD dan RTRW, serta karakteristik sumber daya lokal. Seluruh komoditas yang masuk kategori produk unggulan selanjutnya akan dianalisis dari sisi kelayakan kawasan, rantai nilai, peluang pasar, hingga kesiapan pengembangannya.

“Kami memastikan seluruh tahapan penelitian berjalan sesuai metodologi ilmiah dan target waktu yang telah disepakati. Hasil akhirnya diharapkan mampu memberikan peta jalan pengembangan kawasan produk unggulan yang realistis, terukur, dan dapat diimplementasikan oleh pemerintah daerah,” pungkasnya.

Melalui kajian tersebut, BRIDA Kabupaten Sumenep berharap lahir strategi pengembangan kawasan yang mampu meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, memperkuat daya saing produk unggulan, membuka peluang investasi, memperluas lapangan kerja, sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan PAD Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  316 Calon Jamaah Haji (CHJ) Kabupaten Sumenep Dilepas Simbolis Oleh Bupati Ra Achmad Fauzi SH MH

Berita Terkait

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru