JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP —
Yayasan Nurul Islam (Nuris) Laok Jang-jang yang diprakarsai oleh H. Faruk Effendi resmi menginisiasi pembangunan Dapur Umum untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep.
Pembangunan dimulai setelah mengantongi izin resmi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) dengan nomor ID SPPG SY7UYLQS. Lokasi pembangunan berada di Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, dan peletakan batu pertamanya dilaksanakan pada Minggu (22/6/2025).
“Di Kepulauan Kangean, kami telah menyiapkan tiga unit bangunan yang nantinya juga akan difungsikan sebagai dapur umum. Namun dapur umum yang kini kami bangun berbeda, karena telah mengantongi izin resmi dari BGN,” ujar H. Faruk Effendi di sela seremoni peletakan batu pertama, Selasa (24/6).
Menurut Faruk, pemilihan Kangean sebagai lokasi perdana pelaksanaan MBG di Kabupaten Sumenep telah melalui pertimbangan matang berbagai pihak. Selain karena kondisi geografisnya yang menantang, daerah ini dinilai membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan gizi anak sekolah.
“Unit pelayanan pemenuhan gizi ini akan memastikan ketersediaan bahan pangan dan menjalin sinergi dengan berbagai pihak. Kami akan mengutamakan pemanfaatan sumber daya alam lokal,” jelasnya.
Untuk operasionalisasi dapur umum MBG, Unit SPPG akan melibatkan 47 orang staf dan tenaga teknis yang direkrut berdasarkan kualifikasi. Para petugas ini akan mendapat pendampingan langsung dari tenaga ahli Badan Gizi Nasional dan diutamakan berasal dari warga lokal dalam kerangka pemberdayaan masyarakat.
Berdasarkan data pemetaan yang dilakukan oleh SPPG, sebanyak 3.378 siswa dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Arjasa tercatat sebagai penerima manfaat program makan bergizi ini. Rinciannya sebagai berikut:
– Pondok Pesantren Al-Hidayah: 1.678 siswa
– SMPN 1 Arjasa: 323 siswa
– SMAN 1 Arjasa: 732 siswa
– Pondok Pesantren Mambaul Ulum: 262 siswa
– SDN 1 Arjasa: 228 siswa
– SDN 2 Arjasa: 56 siswa
– Yayasan Nurul Islam Laok Jang-jang: 70 siswa
Total keseluruhan mencapai 3.378 siswa yang akan menerima makan siang bergizi setiap hari.
Acara peletakan batu pertama juga dirangkaikan dengan tasyakuran yang dihadiri oleh Camat Arjasa, Kapolsek Arjasa, Danramil 0827/18, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat. Dalam kesempatan itu, H. Faruk juga menyerahkan santunan kepada sejumlah anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Kami mohon doa dan dukungan semua pihak agar pembangunan dapur umum ini berjalan lancar. Ini adalah amanah bersama demi masa depan generasi bangsa yang lebih sehat dan cerdas,” pungkas Faruk yang juga menjabat sebagai Ketua Pengelola SPPG Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)












