Cuaca Ekstrem Ancam Sumenep: BMKG Jawa Timur Keluarkan Peringatan Dini

Rabu, 14 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil Tangkapan Layar Peringatan BMKG Jawa Timur

Hasil Tangkapan Layar Peringatan BMKG Jawa Timur

JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini yang mengguncang kesadaran publik.

Dalam siaran pers resmi yang dibagikan melalui akun Instagram BMKG Jatim, diprediksi langit Jawa Timur akan mengalami gejolak ekstrem pada tanggal 13 hingga 19 April 2025.

Hujan lebat, angin kencang, hingga puting beliung diperkirakan akan melanda puluhan daerah, meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, dan pohon tumbang.

Sebanyak 38 kota dan kabupaten di Jatim masuk dalam daftar siaga merah. Dari Blitar hingga Banyuwangi, dari Sumenep hingga Pacitan, semua diperingatkan untuk bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.

BMKG Jatim menegaskan, perubahan pola cuaca yang ekstrem ini bukan sekadar fenomena biasa, melainkan alarm keras dari alam yang tak boleh diabaikan.

“Waspadalah. Ini bukan hujan biasa. Ini adalah potensi ancaman bagi keselamatan jiwa dan harta benda,” tegas BMKG Juanda dalam postingannya di Instagram, Rabu (14/05/2025).

Daerah-daerah yang terpapar risiko mencakup pusat-pusat penduduk padat seperti Surabaya, Malang, Sidoarjo, dan Kediri, serta wilayah-wilayah rawan seperti Pacitan, Trenggalek, dan Lumajang yang dikenal memiliki topografi rawan longsor.

Daftar Wilayah Siaga Cuaca Ekstrem:
Kota Blitar, Kota Madiun, Kab. Madiun, Kab. Ponorogo, Kab. Kediri, Kab. Mojokerto, Kab. Bangkalan, Kab. Banyuwangi, Kab. Blitar, Kab. Bojonegoro, Kab. Gresik, Kab. Bondowoso, Kab. Jember, Kab. Jombang, Kota Batu, Kota Kediri, Kab. Sidoarjo, Kota Surabaya, Kab. Lamongan, Kab. Magetan, Kab. Malang.

Selain itu juga Kab. Sumenep, Kab. Nganjuk, Kab. Pacitan, Kab. Pamekasan, Kab. Sampang, Kab. Trenggalek, Kab. Tuban, Kab. Tulungagung, Kab. Lumajang, Kab. Ngawi, Kab. Pasuruan, Kab. Probolinggo.

BMKG meminta seluruh warga, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Himbauan juga ditujukan kepada nelayan, petani, pengguna jalan, dan masyarakat umum agar terus memantau informasi cuaca resmi serta menjauhi daerah-daerah rawan saat terjadi hujan deras atau angin kencang.

Bencana bukan sekadar takdir, melainkan juga soal kesiapan.

Ketika langit mulai mendung dan angin bertiup tak biasa, ingatlah bahwa keselamatan adalah prioritas utama.

Mari saling menjaga, saling mengingatkan, dan bersama menghadapi alam yang tengah berbicara. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Kontroversi Askuri Hamsani Cup 2026, Keputusan Empat Tim Jadi Juara Tuai Sorotan
Hadiri Festival Jeren Serek 2026, Danyonif 931/JKT Soroti Pentingnya Pelestarian Budaya Lokal
Jejak Historis Bung Karno di Sumenep Diangkat Kembali oleh Banteng Sakera Nahdliyin
Disbudporapar Sumenep: Festival Jeren Serek 2026 Angkat Tradisi Leluhur
Festival Jeren Serek 2026 Resmi Dimulai, Wabup Sumenep Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya
Patroli Senyap Humanis Prajurit Yonif 931/JKT Sumenep, Cegah Balap Liar Demi Jaga Kondusivitas Kota
Kreativitas Siswa SMK AR-ROHMAN Tampil Memikat di Ajang Lomba Produk Olahan Tingkat Kabupaten Sumenep
Bangun Karakter Pemimpin Muda, SMA Terpadu Insan Hanifa Gelar Seminar Kepemimpinan Bersama Direktur Naghfir’s Institute

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:33 WIB

Kontroversi Askuri Hamsani Cup 2026, Keputusan Empat Tim Jadi Juara Tuai Sorotan

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:25 WIB

Hadiri Festival Jeren Serek 2026, Danyonif 931/JKT Soroti Pentingnya Pelestarian Budaya Lokal

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:31 WIB

Jejak Historis Bung Karno di Sumenep Diangkat Kembali oleh Banteng Sakera Nahdliyin

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:11 WIB

Disbudporapar Sumenep: Festival Jeren Serek 2026 Angkat Tradisi Leluhur

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:18 WIB

Festival Jeren Serek 2026 Resmi Dimulai, Wabup Sumenep Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

Berita Terbaru