Kontroversi Askuri Hamsani Cup 2026, Keputusan Empat Tim Jadi Juara Tuai Sorotan

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kontroversi Askuri Hamsani Cup 2026, Keputusan Empat Tim Jadi Juara Tuai Sorotan

Kontroversi Askuri Hamsani Cup 2026, Keputusan Empat Tim Jadi Juara Tuai Sorotan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Turnamen sepak bola Askuri Hamsani Cup 2026 di Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, menjadi perhatian publik setelah keputusan panitia penyelenggara PSBA menghentikan kompetisi dan menetapkan empat tim sekaligus sebagai juara memicu polemik di kalangan pecinta sepak bola.

Keputusan tersebut menuai beragam tanggapan dari sejumlah pihak yang menilai langkah panitia perlu dijelaskan secara terbuka demi menjaga sportivitas dan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan turnamen di wilayah kepulauan.

Manager Putra Mandiri FC, Subhan atau yang akrab disapa Daeng, mengaku menyayangkan keputusan penghentian turnamen tersebut. Menurutnya, penetapan empat tim sebagai juara dinilai menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat dan para peserta kompetisi.

“Saya menghormati keputusan penyelenggara, tetapi tentu banyak pihak mempertanyakan dasar penetapan empat tim sebagai juara. Apalagi ada tim yang sebelumnya disebut telah mendapat sanksi diskualifikasi,” ujarnya, Minggu (10/05/2026).

Daeng menilai, dalam sebuah kompetisi sepak bola, kepastian regulasi dan konsistensi penerapan aturan menjadi hal penting agar seluruh peserta mendapatkan rasa keadilan.

“Kalau memang ada tim yang sudah didiskualifikasi, tentu masyarakat berharap ada penjelasan yang transparan terkait dasar keputusan tersebut,” tegas Daeng.

Sorotan serupa juga disampaikan aktivis pemerhati olahraga dan sosial, Muhlis Fajar.

Ia menilai polemik yang muncul seharusnya menjadi bahan evaluasi bersama agar penyelenggaraan turnamen sepak bola di Kepulauan Kangean ke depan dapat berlangsung lebih profesional dan kondusif.

“Sepak bola bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga tentang menjaga sportivitas, aturan, dan kepercayaan masyarakat. Karena itu, semua keputusan sebaiknya disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di tengah publik,” ungkap Muhlis.

Ia juga menyinggung pentingnya penyelenggara mengacu pada regulasi sepak bola yang berlaku, termasuk aturan disiplin kompetisi, sehingga setiap keputusan memiliki landasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Menurut saya, keterbukaan informasi dari panitia akan menjadi langkah penting untuk meredam polemik yang berkembang sekaligus menjaga semangat pembinaan olahraga di wilayah kepulauan,” tambahnya.

Hingga kini, keputusan penghentian Askuri Hamsani Cup 2026 masih menjadi perbincangan di tengah masyarakat Kepulauan Kangean.

Sejumlah pihak berharap penyelenggara dapat memberikan penjelasan resmi secara transparan agar polemik tidak berkepanjangan dan iklim sepak bola daerah tetap terjaga dengan baik. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Grand Final SSC 2026 Tingkat SMP se-Sumenep Berlangsung Spektakuler, Ini Daftar Juaranya
PLT Asisten III Setdakab Sumenep Tekankan Pentingnya Pendidikan Digital dan Karakter di Ajang SSC SMP 2026
Sekdakab Sumenep Dorong KNPI Jadi Motor Inovasi Pemuda untuk Pembangunan Daerah
Danrem Bhaskara Jaya Tinjau Pembangunan Yon TP hingga Jembatan Garuda di Sumenep, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Desa
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu di Kepulauan Sapeken, Paket Disamarkan dalam Kardus Air Mineral
Band Rock PISS Sumenep Comeback di Parade Band Legend Madura 2026
Perjalanan Jemaah Haji Sumenep Sempat Terganggu Pickup Nakal, Keberangkatan Tetap Lancar
Ferdiansyah Tetrajaya Kenang Masa Ikut Cerdas Cermat Saat Buka Smart Student Contest SMP 2026

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:41 WIB

Grand Final SSC 2026 Tingkat SMP se-Sumenep Berlangsung Spektakuler, Ini Daftar Juaranya

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:08 WIB

PLT Asisten III Setdakab Sumenep Tekankan Pentingnya Pendidikan Digital dan Karakter di Ajang SSC SMP 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:12 WIB

Sekdakab Sumenep Dorong KNPI Jadi Motor Inovasi Pemuda untuk Pembangunan Daerah

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:24 WIB

Danrem Bhaskara Jaya Tinjau Pembangunan Yon TP hingga Jembatan Garuda di Sumenep, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Desa

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu di Kepulauan Sapeken, Paket Disamarkan dalam Kardus Air Mineral

Berita Terbaru