Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH Saat Memberikan Sambutan di Acara Rakercab Pramuka 2026

Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH Saat Memberikan Sambutan di Acara Rakercab Pramuka 2026

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Arus digitalisasi yang semakin kuat menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sumenep. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan tingginya penggunaan media sosial di kalangan anak-anak maupun remaja, Gerakan Pramuka dinilai memiliki peran strategis sebagai benteng pembentukan karakter generasi muda.

Pesan itu disampaikan Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H saat membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Sumenep Tahun 2026, Senin (22/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini tidak lagi sebatas persoalan pendidikan formal, melainkan juga derasnya pengaruh dunia digital yang hadir hampir di setiap aktivitas keseharian anak-anak.

Menurutnya, kemajuan teknologi memang membawa berbagai kemudahan. Namun tanpa pengawasan dan pembinaan yang tepat, perkembangan tersebut dapat memunculkan dampak negatif terhadap perilaku, pola pikir, hingga karakter generasi muda.

Baca Juga :  Peringati HUT PERSAJA ke-73, Kejari Sumenep Gelar Apel Upacara, Potong Tumpeng dan Baksos

“Perlu penguatan karakter dan moral kepada generasi muda, terutama menghadapi tantangan digitalisasi yang saat ini sangat dekat dengan kehidupan anak-anak kita,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Ia menjelaskan, anak-anak saat ini tumbuh dalam lingkungan yang tidak pernah jauh dari telepon pintar dan media sosial. Kondisi tersebut membuat akses terhadap berbagai informasi menjadi semakin terbuka, termasuk konten yang belum tentu sesuai dengan usia mereka.

Karena itu, orang nomor wahid di lingkungan Pemkab Sumenep menilai Gerakan Pramuka harus tampil lebih aktif dan adaptif dalam menghadapi perubahan zaman.

Pramuka tidak hanya menjadi organisasi yang mengajarkan keterampilan di alam terbuka, tetapi juga harus menjadi ruang pembinaan karakter yang mampu menjawab tantangan era digital.

“Pramuka harus hadir sebagai wadah pembinaan yang mampu menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan penguatan nilai-nilai moral, etika, dan tanggung jawab sosial bagi generasi muda,” ujarnya.

Baca Juga :  Luber! Jamaah Padati Masjid Al Amin pada Malam Terakhir Tahlil KH Amin Jakfar Taufik

Lebih lanjut, Ketua DPC PDI-P Sumenep itu menyoroti semakin berkurangnya interaksi sosial secara langsung akibat tingginya intensitas penggunaan gawai.

Fenomena tersebut, menurutnya, perlu mendapat perhatian bersama agar anak-anak tidak kehilangan kemampuan bersosialisasi dan membangun empati di lingkungan sekitarnya.

Di sinilah, lanjut Bupati Fauzi, Gerakan Pramuka memiliki posisi yang sangat penting dalam membentuk generasi yang mandiri, disiplin, berjiwa kepemimpinan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur bangsa.

“Kegiatan kepramukaan harus mampu melahirkan generasi yang tangguh, mandiri, dan memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik meskipun hidup di tengah era digital yang serba cepat,” tegas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Ia juga mengajak seluruh jajaran pengurus, pembina, dan anggota Pramuka untuk terus melakukan inovasi program kerja yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.

Baca Juga :  Dentang Saronen, Langkah Jaran Kencak: Romben Rana Jadi Panggung Budaya Madura

Menurutnya, pendekatan pembinaan harus terus berkembang agar Gerakan Pramuka tetap menjadi organisasi yang diminati sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia optimistis, dengan semangat kolaborasi dan pembinaan yang berkelanjutan, Pramuka Sumenep mampu menjadi salah satu motor penggerak lahirnya generasi emas yang berintegritas dan berdaya saing.

“Keberadaan Pramuka harus menjadi contoh bagi generasi muda bahwa Pramuka adalah pribadi yang disiplin, berkarakter kuat, memiliki integritas, serta siap menjadi pemimpin masa depan,” pungkas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH.

Rakercab Pramuka Kwarcab Sumenep Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk menyusun arah kebijakan dan program kerja organisasi ke depan.

Melalui forum tersebut, Gerakan Pramuka diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global. (REDJAVA)

Berita Terkait

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta
Hadiri Puncak Madura EV-Day 2026 Bersama Bupati, Danyonif TP 931/KJ Apresiasi Langkah Progresif Sumenep
Sinergi Hijau di Tanah Wali: Ratusan Prajurit Yonif TP 931/ Ksatria Jokotole dan Sipil Sulap Kawasan Asta Tinggi Sumenep Jadi Asri

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 10:40 WIB

Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:30 WIB

Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong

Berita Terbaru