JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan seluruh rangkaian penyambutan jemaah haji asal Kabupaten Sumenep telah dipersiapkan secara matang.
Mulai dari armada transportasi, layanan kesehatan, pengamanan, hingga konsumsi bagi para jemaah, semuanya disiapkan agar proses kepulangan dari Tanah Suci berlangsung aman, tertib, dan penuh kenyamanan.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar Pemkab Sumenep dihadiri sejumlah instansi terkait, di antaranya Disperkimhub, Polres Sumenep, Satpol PP, Dinas Kesehatan, serta organisasi perangkat daerah lainnya yang terlibat langsung dalam proses pemulangan jemaah haji.
Pusat penyambutan dipusatkan di Stadion A. Yani Sumenep yang akan menjadi titik kumpul para jemaah sebelum melanjutkan perjalanan menuju kecamatan dan desa masing-masing.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Kamiludin, S.Pd.I., M.AP, mengatakan bahwa pola penyambutan jemaah haji tahun ini akan dilakukan hampir sama dengan mekanisme saat pemberangkatan beberapa waktu lalu.
“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah haji yang kembali dari Tanah Suci. Karena itu, seluruh tahapan penyambutan disiapkan secara maksimal, mulai dari transportasi, pengamanan hingga layanan kesehatan,” kata Kamiludin, Jum’at (19/06/2026).
Menurutnya, Pemkab Sumenep tidak ingin ada kendala sedikit pun dalam proses kepulangan para tamu Allah tersebut. Oleh sebab itu, koordinasi antarinstansi terus diperkuat agar setiap kebutuhan jemaah dapat terlayani dengan baik.
“Kami ingin memastikan para jemaah tiba dengan selamat, nyaman, dan dapat segera berkumpul kembali bersama keluarga. Semua unsur yang terlibat telah diberikan tugas dan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran mobilitas jemaah, sejumlah armada bus telah disiapkan guna mengantar mereka dari titik kedatangan menuju wilayah tujuan.
Sementara itu, personel Polres Sumenep akan melakukan pengawalan melalui satuan patroli dan pengawalan (Patwal) guna menjamin keamanan serta kelancaran perjalanan.
Selain aspek transportasi dan keamanan, Pemkab Sumenep juga menyiagakan tenaga kesehatan untuk melakukan pemantauan kondisi para jemaah setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia.
“Layanan kesehatan menjadi perhatian penting karena para jemaah baru saja menjalani perjalanan yang cukup panjang. Tim medis akan siaga untuk memberikan pelayanan apabila ada jemaah yang membutuhkan penanganan,” tutur Kamiludin.
Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga menyiapkan konsumsi bagi para jemaah sebagai bentuk pelayanan sekaligus ungkapan syukur atas kepulangan mereka ke tanah air.
Ia berharap seluruh rangkaian penyambutan dapat berjalan lancar tanpa hambatan sehingga para jemaah dapat merasakan kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik sejak keberangkatan hingga kepulangan.
“Penyambutan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bentuk penghormatan dan pelayanan kepada para jemaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima. Semoga seluruh proses berjalan lancar dan para jemaah kembali ke tengah keluarga dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya.
Dengan sinergi seluruh pihak, Pemkab Sumenep optimistis proses pemulangan jemaah haji tahun 2026 akan berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhidmatan, sekaligus menjadi momen bahagia yang telah lama dinantikan oleh keluarga para jemaah di Kabupaten Sumenep. (REDJAVA)












