JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat kreativitas pelajar vokasi kembali terlihat dalam ajang Lomba Pengolahan Produk tingkat SMK se-Kabupaten Sumenep yang digelar Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Sumenep di Lapangan Gotong Royong, Jumat-Sabtu (8-9/5/2026).
Di tengah puluhan peserta dari berbagai sekolah, stan milik SMK AR-ROHMAN sukses menarik perhatian pengunjung lewat aneka produk olahan hasil karya siswa jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHP).
Sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Al-Arief Jate, Giliraja, Sumenep itu menampilkan sejumlah produk kreatif seperti lumpia goreng ubi jalar ungu, stik simping, dimsum udang, hingga sambal ikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Produk-produk tersebut tidak hanya dipamerkan, tetapi juga menjadi bukti nyata kemampuan siswa dalam mengolah bahan pangan menjadi produk bernilai ekonomi dan berpotensi dikembangkan sebagai usaha kreatif.
Tim perwakilan SMK AR-ROHMAN terdiri dari lima siswa kelas X, yakni Icha Auzahroh, Najma Adella Putri, Firadatul Inayah, Feli Qomariyah, dan Riansyah. Meski masih tergolong siswa tingkat awal, mereka mampu menunjukkan kemampuan praktik dan inovasi yang kompetitif.
Ketua tim pameran produk, Icha Auzahroh, mengaku bangga dapat mewakili sekolah dalam ajang tingkat kabupaten tersebut.
Menurutnya, proses persiapan dilakukan cukup matang bersama guru pendamping agar produk yang ditampilkan mampu memberikan kesan terbaik bagi pengunjung maupun dewan juri.
“Kami mempersiapkan semuanya bersama-sama, mulai dari konsep produk, rasa, hingga tampilan kemasan. Alhamdulillah, banyak pengunjung yang tertarik dan memberi respon positif terhadap produk kami,” kata Icha, Minggu (10/05/2026).
Ia menambahkan, pengalaman mengikuti lomba tersebut menjadi pelajaran berharga bagi seluruh anggota tim, terutama dalam membangun kerja sama dan keberanian menampilkan hasil karya di depan publik.
“Lomba ini membuat kami lebih percaya diri. Kami belajar bagaimana bekerja dalam tim, melayani pengunjung, dan mempresentasikan produk dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, guru kejuruan APHP SMK AR-ROHMAN, Alga Saufil Wahyudi atau yang akrab disapa Saufil, menilai kegiatan semacam itu sangat penting dalam membangun kompetensi siswa vokasi.
Sebab, siswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga dituntut mampu menghasilkan produk yang memiliki kualitas dan nilai jual.
Menurut Saufil, pendekatan praktik langsung menjadi salah satu fokus pembelajaran di jurusan APHP agar siswa siap menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha setelah lulus nanti.
“Kami ingin siswa benar-benar memahami proses pengolahan produk secara nyata, mulai dari produksi, pengemasan, hingga cara memasarkan produk kepada masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMK AR-ROHMAN, Miswandi, memberikan apresiasi atas semangat dan dedikasi para siswa yang telah membawa nama sekolah dalam kompetisi tersebut.
Ia menilai partisipasi siswa dalam ajang tingkat kabupaten menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang berbasis keterampilan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini mampu memotivasi siswa untuk terus berkarya dan mengembangkan keterampilan yang dimiliki agar dapat bersaing di masa depan,” ungkap Miswandi.
Ajang lomba pengolahan produk tingkat SMK se-Kabupaten Sumenep itu sekaligus menjadi ruang promosi bagi karya-karya siswa vokasi di bidang pengolahan pangan dan perikanan.
Berbagai inovasi yang ditampilkan diharapkan mampu mendorong lahirnya produk lokal unggulan yang memiliki daya saing dan bernilai ekonomi.
Melalui keikutsertaan tersebut, SMK AR-ROHMAN kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia usaha maupun industri berbasis keterampilan vokasi. (REDJAVA****)








