JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep menyatakan sesuai dengan data yang ada pada bulan Juni 2024 terjadi inflasi Year On Year (Y-On-Y) Sumenep sebesar 3.24% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) Konsumsi 108.48%.
Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, Joko Santoso, SE, MSi kepada awak media pada hari Rabu 03 Juli 2024).
Ia mengatakan bahwa inflasi ini terjadi karena adanya harga yang dilihatkan oleh naiknya semua indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 4.16%.
“Sedangkan kelompok alas kaki dan pakaian sebesar 2.46%, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1.08%,” ucap Joko Santoso SE, MSi.
Dari beberapa tersebut kata Joko Santoso masih ada kelompok lain seperti kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1.66%, kelompok kesehatan sebesar 1.85%.
“Sementara itu kelompok transportasi sebesar 1.03%, kelompok informasi komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0.03%, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0.92%, kelompok pendidikan 2.24%,” ungkapnya.
Lebih jauh ia memaparkan untuk kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2.26%, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 10.98%.
“Dimana tingkat deflasi mounth to month (M-To-M) dan tingkat inflasi year to date (Y-To-D) Sumene bulan Juni 2024 masing-masing sebesar 0.27 persen dan 0.83%,” pungkasnya. (REDJAVA****)












