Aktivis Sudarno: Jangan Hanya Ingat Kangean Saat Pemilu
JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Penolakan masyarakat terhadap aktivitas survei seismik di perairan Kangean semakin meluas. Warga menilai hingga kini DPRD Jawa Timur belum menunjukkan sikap tegas, padahal keresahan masyarakat kepulauan terus meningkat.
Sudarno, aktivis asal Kangean, menegaskan DPRD Jatim tidak boleh hanya diam.
Menurutnya, survei seismik yang dilakukan perusahaan migas dikhawatirkan merusak ekosistem laut, mengganggu jalur tangkap nelayan, hingga mengancam mata pencaharian ribuan keluarga.
“Kami tidak ingin Kangean hanya diingat saat pemilu. Begitu ada kepentingan besar seperti ini, wakil rakyat justru menghilang. Kami berharap DPRD Jatim benar-benar hadir membela masyarakat kepulauan,” kata Sudarno kepada media ini, Kamis (18/09/2025)
Ia juga mengingatkan bahwa Kangean merupakan bagian dari Jawa Timur. Karena itu, persoalan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah Sumenep, tetapi juga DPRD provinsi sebagai wakil rakyat.
“Kalau DPRD Jatim terus bungkam, masyarakat bisa menilai mereka lebih mementingkan kursi daripada suara rakyat. Persoalan migas ini bukan sekadar hitungan angka, tapi menyangkut masa depan Kangean,” ujarnya.
Sudarno menyebut masyarakat sudah berulang kali menyampaikan penolakan, mulai dari aksi di jalan hingga turun langsung ke perairan. Namun, ia menilai suara masyarakat belum sepenuhnya didengar.
“Kami sudah berulang kali bersuara, bahkan aksi di laut pun dilakukan. Tapi hingga kini langkah nyata DPRD Jatim belum terlihat. Padahal yang kami minta sederhana: hentikan dulu seismik, dengarkan rakyat, dan libatkan masyarakat dalam setiap keputusan,” tandasnya.
Warga berharap desakan ini bisa membuka mata DPRD Jatim agar tidak hanya melihat Kangean sebagai lumbung suara pemilu. Mereka ingin kepulauan ini benar-benar diperjuangkan hak dan masa depannya. (REDJAVA****)












