Kabid GTK Disdik Sumenep Gencar Sosialisasikan SRG Bersama KKKS Gapura, Berikut ini Pemaparannya

Kamis, 26 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid GTK Disdik Sumenep Akhmad Fairusi, SPd, M.AP. Nomer 2 Dari Sebelah Kanan Saat Memberikan Pembinaan Sekolah Responsif Gender SRG di Kecamatan Gapura, Kamis (26/09/2024)

Kabid GTK Disdik Sumenep Akhmad Fairusi, SPd, M.AP. Nomer 2 Dari Sebelah Kanan Saat Memberikan Pembinaan Sekolah Responsif Gender SRG di Kecamatan Gapura, Kamis (26/09/2024)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bertempat di SDN Longos III Kecamatan Gapura, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK) Dinas Pendidikan Sumenep sosialisasikan Program Sekolah Responsif Gender (SRG).

Kedatangan Kabid GTK Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, SPd, M.AP disambut hangat Ketua KKKS Kecamatan Gapura, Moh. Ilyas bersama pengawas SD se-Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep.

Ini merupakan salah satu langkah konkret yang diambil adalah mendorong penerapan “Sekolah Responsif Gender”, sebuah program nasional yang kini sedang digalakkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep.

Kabid GTK Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, SPd, M.AP mengatakan kegiatan Pembinaan Sekolah Responsif Gender (SRG) ini bertujuan mencegah dan mengantisipasi terjadinya kasus-kasus terhadap anak didik.

“Seperti kasus tindak kekerasan, pelecehan, bullying, ataupun perundungan yang kerap kali terjadi terhadap anak didik sekolah,” tutur Akhmad Fairusi, SPd, M.AP dihadapan peserta pembinaan, Kamis (26/09/2024).

Menurutnya dia, dengan diterapkannya Sekolah Responsif Gender akan menjadi kebutuhan di dalam mengakomodir semua kebutuhan guru dan peserta anak didik di dalam kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di sekolah.

“Jadi Sekolah Responsif Gender (SRG) ini adalah sebagai media kontrol yang memberikan kemanfaatan dalam mencegah dan meminimalisir terjadinya kasus-kasus seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu,” ungkapnya.

Guru atau tenaga pendidik seharusnya memberikan perlindungan, pengayoman dan memberikan ilmu-ilmu yang bermanfaat bagi anak-anak didik. Karena itulah seorang guru memberikan contoh perilaku yang baik dan menjadi panutan.

“Bukan sebaliknya yang terjadi saat ini, anak didik dilecehkan, dibully dan bahkan dipukul. Itu semua kedepan jangan sampai terjadi di dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep,” tegas Fairus sapaannya.

Untuk itu dirinya mengajak kepada Pengawas SD dan KKKS se-Kecamatan Gapura untuk dapatnya sesegera mungkin menerapkan Program Sekolah Responsif Gender (SRG) di setiap sekolah yang ada di Kecamatan Gapura.

“Ayo kita galakkan program Sekolah Responsif Gender (SRG) di setiap sekolah-sekolah yang ada disini (Gapura) demi mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan bersama kedepan, di dunia pendidikan kita,” tutupnya.

Sementara itu Ketua KKKS Kecamatan Gapura, Moh. Ilyas SPd menjelaskan sejumlah SDN yang ada di Kecamatan Gapura itu berjumlah 21 lembaga di bawah naungan Disdik Sumenep.

“Dari jumlah 21 lembaga pendidikan itu, 16 SDN dan 5 pendidikan swasta yang ada di Kecamatan Gapura,” jelas Ketua KKKS Gapura Moh. Ilyas.

Menurut dari data jumlah 21 lembaga pendidikan yang ada di Kecamatan Gapura kata Moh. Ilyas menyebut ada 3 sekolah dasar yang menerapkan Sekolah Responsif Gender di sekolahnya.

“Yakni SDN Longos III, SDN Batudingding dan sementara SDN Baban I masih proses penerapan. Kami berkomitmen Bapak Kabid kedepan nantinya SD se-Kecamatan Gapura akan segera juga menyusul,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Bapenda Sumenep Gelar FGD, Dorong Digitalisasi Pasar Tradisional

Berita Terkait

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:02 WIB

Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79

Berita Terbaru