JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Momentum apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Senin (6/7/2026), dimanfaatkan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep untuk menggaungkan Gerakan “Ayah Wajib Hadir” sebagai bagian dari peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32.
Seruan tersebut menjadi ajakan nyata agar para ayah semakin aktif mengambil peran dalam tumbuh kembang anak, dimulai dari lingkungan keluarga hingga dunia pendidikan.
Apel gabungan yang berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep itu dipimpin Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Iksan, S.Pd., M.T., serta dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat administrator, pengawas, pejabat fungsional, serta ratusan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep H. Moh. Iksan, S.Pd.,M.T., mengatakan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga sangat dipengaruhi kehadiran seorang ayah dalam kehidupan sehari-hari.
“Pendidikan yang berkualitas selalu dimulai dari keluarga. Kehadiran seorang ayah bukan sekadar memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga menghadirkan kasih sayang, perhatian, pendampingan belajar, serta menjadi teladan karakter bagi anak-anaknya,” kata H. Iksan dihadapan peserta apel gabungan.
Melalui seruan tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep mengajak seluruh ASN menjadi contoh bagi masyarakat dengan membangun budaya pengasuhan yang lebih harmonis. Salah satu bentuk dukungan yang didorong ialah Gerakan Ayah Mengantar Anak pada Hari Pertama Sekolah sebagai simbol keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan.
Menurut H. Iksan, kebiasaan sederhana seperti mengantar anak ke sekolah, mendampingi belajar di rumah, hingga meluangkan waktu untuk berdialog mampu memberikan dampak besar terhadap perkembangan mental, emosional, dan prestasi anak.
“Gerakan Ayah Mengantar Anak bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah simbol komitmen bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan pemerintah. Ketika ayah hadir, anak akan tumbuh dengan rasa percaya diri, disiplin, dan memiliki karakter yang kuat,” tegas H. Iksan sapaannya.
Selain mengajak ayah lebih aktif dalam pengasuhan, kampanye tersebut juga menekankan pentingnya melindungi anak dari berbagai ancaman, seperti kekerasan, perundungan, penyalahgunaan narkoba, hingga pengaruh negatif media digital.
Dinas Pendidikan berharap pesan tersebut tidak hanya berhenti di lingkungan ASN, melainkan menjadi gerakan bersama yang menginspirasi seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Lebih lanjut, H. Iksan mengajak seluruh ASN menjadikan momentum Hari Keluarga Nasional sebagai pengingat bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah menghadirkan keluarga yang hangat, harmonis, dan peduli terhadap pendidikan anak.
“Mari kita mulai dari diri sendiri dan keluarga kita. Jadilah ayah yang benar-benar hadir, bukan hanya secara fisik, tetapi juga hadir dengan perhatian, kasih sayang, serta keteladanan. Jika keluarga kuat, pendidikan akan maju dan Kabupaten Sumenep akan melahirkan generasi emas yang siap menghadapi masa depan,” pungkasnya.












