JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat berbagi kepada sesama kembali digaungkan Komunitas Kita Berbagi Sosial (KBS) Sumenep. Melalui program santunan anak yatim dan piatu yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026, KBS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan kemanusiaan yang mengedepankan nilai kepedulian dan kebersamaan.
Mengusung tema “Sedikit Darimu, Berarti Untuknya”, kegiatan tersebut akan digelar di kediaman Zainuri, Desa Andulang, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep. Sedikitnya 25 anak yatim dan piatu akan menerima santunan serta berbagai bantuan kebutuhan pokok.
Ketua KBS Sumenep, Akhmad Sahruddin, SH, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar berbagi bantuan materi, tetapi menjadi ruang untuk menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim. Berapa pun nilai yang diberikan akan menjadi harapan besar bagi mereka. Semangat gotong royong inilah yang terus kami rawat melalui KBS,” ujar Akhmad Sahruddin, Selasa (07/07/2026).
Menurutnya, KBS selama ini terus berupaya menjadi jembatan antara para dermawan dengan masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, partisipasi masyarakat dinilai menjadi kekuatan utama dalam setiap kegiatan sosial yang dijalankan.
“Kami percaya, ketika banyak tangan bergandengan membantu, maka semakin banyak pula senyum yang bisa kita hadirkan. Kepedulian sosial harus menjadi budaya bersama, bukan sekadar kegiatan sesaat,” katanya.
Selain santunan uang saku, panitia juga membuka donasi dalam bentuk nasi kotak, makanan ringan, air mineral, beras, alat tulis hingga kebutuhan lain yang bermanfaat bagi anak-anak yatim.
Lebih lanjut, Akhmad Sahruddin berharap kegiatan tersebut mampu menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk menjadikan berbagi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Kami mengundang seluruh hamba Allah untuk ikut mengambil bagian dalam amal kebaikan ini. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi para donatur maupun anak-anak yang menerima manfaat,” tutup Akhmad Sahruddin, SH.
Melalui gerakan bertajuk “Banyak Tangan, Banyak Harapan”, KBS optimistis kepedulian masyarakat akan terus tumbuh sehingga semakin banyak anak-anak yatim yang dapat merasakan kasih sayang dan perhatian dari lingkungan sekitarnya.












