PCNU Sumenep Nilai Penetapan Jombang untuk Muktamar ke-35 NU Sarat Nilai Historis

- Redaksi

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PCNU Kabupaten Sumenep KH. Widadi Rahim

Ketua PCNU Kabupaten Sumenep KH. Widadi Rahim

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep menyambut positif keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang menetapkan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, sebagai lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Ketua PCNU Kabupaten Sumenep, KH Widadi Rahim, menilai keputusan tersebut mencerminkan tata kelola organisasi yang berjalan sesuai aturan.

Menurutnya, proses penentuan lokasi tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui tahapan yang panjang, mulai dari pembahasan dalam Musyawarah Nasional (Munas), Konferensi Besar (Konbes), hingga survei lapangan oleh tim yang dibentuk PBNU.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PCNU Kabupaten Sumenep sangat mengapresiasi keputusan PBNU. Seluruh tahapan penetapan lokasi Muktamar ke-35 NU telah berjalan sesuai mekanisme organisasi yang disepakati dalam Munas dan Konbes. Itu menunjukkan setiap keputusan lahir melalui proses yang matang,” kata KH Widadi Rahim, Rabu (08/07/2026)

Ia menjelaskan, salah satu poin penting yang disepakati dalam forum organisasi adalah penetapan lokasi muktamar harus didasarkan pada hasil survei tim resmi PBNU.

Baca Juga :  Di Tengah Keterbatasan, Rutan Sumenep Hadirkan Asa bagi Keluarga WBP di HBP ke-62

Tim tersebut telah melakukan penilaian terhadap sejumlah lokasi yang diusulkan sebelum akhirnya merekomendasikan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.

“Tim survei telah menjalankan amanah organisasi dengan baik. Hasil survei menjadi dasar penting dalam menentukan lokasi muktamar sehingga keputusan yang diambil memiliki legitimasi organisasi yang kuat dan dapat diterima seluruh warga Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

KH Widadi Rahim juga menilai perubahan jadwal pelaksanaan Muktamar ke-35 NU menjadi 27–31 Agustus merupakan langkah yang tepat.

Baca Juga :  Wabup Sumenep Tutup Tahun Anggaran dengan Surplus Rp184 Miliar, Bukti Tata Kelola Keuangan yang Efisien dan Transparan

Menurutnya, penyesuaian waktu dilakukan demi memastikan kesiapan infrastruktur dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan muktamar.

“Penyesuaian jadwal bukan berarti mengubah substansi keputusan. Justru ini merupakan bentuk tanggung jawab agar kesiapan sarana, prasarana, dan seluruh kebutuhan pelaksanaan muktamar benar-benar optimal sehingga peserta dapat mengikuti agenda organisasi dengan nyaman,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa dipilihnya Jawa Timur sebagai tuan rumah memiliki makna historis yang sangat kuat bagi perjalanan Nahdlatul Ulama.

Baca Juga :  Kejari Sumenep Gelar RJ dari Tiga Kasus Perkara Berbeda

Sebagai daerah tempat lahirnya NU, Jawa Timur dinilai layak kembali menjadi pusat penyelenggaraan forum permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut.

“NU lahir di Jawa Timur. Karena itu, kami bersyukur Muktamar ke-35 NU kembali digelar di Jawa Timur. Semoga muktamar ini menjadi momentum memperkuat persatuan jamiyah, mempererat ukhuwah, melahirkan keputusan-keputusan terbaik, serta membawa kemajuan bagi Nahdlatul Ulama, umat, dan bangsa Indonesia,” pungkas KH Widadi Rahim.

Penetapan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, sebagai lokasi Muktamar ke-35 NU diharapkan menjadi titik awal terselenggaranya forum organisasi yang berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan keputusan strategis bagi masa depan Nahdlatul Ulama.

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU