PCNU Sumenep Nilai Penetapan Jombang untuk Muktamar ke-35 NU Sarat Nilai Historis

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PCNU Kabupaten Sumenep KH. Widadi Rahim

Ketua PCNU Kabupaten Sumenep KH. Widadi Rahim

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep menyambut positif keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang menetapkan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, sebagai lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Ketua PCNU Kabupaten Sumenep, KH Widadi Rahim, menilai keputusan tersebut mencerminkan tata kelola organisasi yang berjalan sesuai aturan.

Menurutnya, proses penentuan lokasi tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui tahapan yang panjang, mulai dari pembahasan dalam Musyawarah Nasional (Munas), Konferensi Besar (Konbes), hingga survei lapangan oleh tim yang dibentuk PBNU.

“PCNU Kabupaten Sumenep sangat mengapresiasi keputusan PBNU. Seluruh tahapan penetapan lokasi Muktamar ke-35 NU telah berjalan sesuai mekanisme organisasi yang disepakati dalam Munas dan Konbes. Itu menunjukkan setiap keputusan lahir melalui proses yang matang,” kata KH Widadi Rahim, Rabu (08/07/2026)

Ia menjelaskan, salah satu poin penting yang disepakati dalam forum organisasi adalah penetapan lokasi muktamar harus didasarkan pada hasil survei tim resmi PBNU.

Baca Juga :  Malam Anugerah Inovasi Daerah, Siswa SMAN 1 Sumenep Sabet Dua Juara Sekaligus

Tim tersebut telah melakukan penilaian terhadap sejumlah lokasi yang diusulkan sebelum akhirnya merekomendasikan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.

“Tim survei telah menjalankan amanah organisasi dengan baik. Hasil survei menjadi dasar penting dalam menentukan lokasi muktamar sehingga keputusan yang diambil memiliki legitimasi organisasi yang kuat dan dapat diterima seluruh warga Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

KH Widadi Rahim juga menilai perubahan jadwal pelaksanaan Muktamar ke-35 NU menjadi 27–31 Agustus merupakan langkah yang tepat.

Baca Juga :  Terima Silaturahmi PPP, PCNU Sumenep Tegaskan Komitmen Bangun Sinergi Keumatan

Menurutnya, penyesuaian waktu dilakukan demi memastikan kesiapan infrastruktur dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan muktamar.

“Penyesuaian jadwal bukan berarti mengubah substansi keputusan. Justru ini merupakan bentuk tanggung jawab agar kesiapan sarana, prasarana, dan seluruh kebutuhan pelaksanaan muktamar benar-benar optimal sehingga peserta dapat mengikuti agenda organisasi dengan nyaman,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa dipilihnya Jawa Timur sebagai tuan rumah memiliki makna historis yang sangat kuat bagi perjalanan Nahdlatul Ulama.

Baca Juga :  Tiga Hari Kedepan, Polda Jatim Akan Lakukan Uji Balistik Senpi Polres Sumenep

Sebagai daerah tempat lahirnya NU, Jawa Timur dinilai layak kembali menjadi pusat penyelenggaraan forum permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut.

“NU lahir di Jawa Timur. Karena itu, kami bersyukur Muktamar ke-35 NU kembali digelar di Jawa Timur. Semoga muktamar ini menjadi momentum memperkuat persatuan jamiyah, mempererat ukhuwah, melahirkan keputusan-keputusan terbaik, serta membawa kemajuan bagi Nahdlatul Ulama, umat, dan bangsa Indonesia,” pungkas KH Widadi Rahim.

Penetapan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, sebagai lokasi Muktamar ke-35 NU diharapkan menjadi titik awal terselenggaranya forum organisasi yang berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan keputusan strategis bagi masa depan Nahdlatul Ulama.

Berita Terkait

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru