Penemuan Bayi di Teras Madrasah Diyaurrahman Padangdangan Pasongsongan, Gemparkan Warga Sekitar

- Redaksi

Selasa, 4 April 2023 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Penemuan Bayi dengan jenis kelamin perempuan menggemparkan warga Desa Padangdangan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, Senin (03/04/2023).

Bayi perempuan dengan berat badan 2.7 Kg dan panjang badan 48 cm tersebut di area depan teras Madrasah Diyaurrahman Dusun Dabada Desa Padangdangan Kecamatan Pasongsongan.

Menurut Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti SH mengatakan bahwa kejadian penemuan bayi perempuan bermula dari K. Hafid Bahar, Ketua Yayasan Diyaurrahman Desa Padangdangan mendengar suara tangisan bayi, kemudian dirinya memberitahukan hal itu kepada istrinya (Nyai Lutfiah).

Selanjutnya kedua pasangan suami-isteri itu mencari sumber suara tangisan bayi tersebut. Dan ternyata arah tangisan dari arah timur dari rumah yang mana jarak rumah dengan madrasah sekitar 30 meter.

“Nyai Lutfiah mengambil senter dan mencari suara tangisan bayi dan akhirnya ditemukan di depan teras sisi timur Madrasah Diyaurrahman,” ucap Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti SH pada keterangan rilisnya di Group WhatsApp Mitra Humas Polres Sumenep, Selasa (04/04/2023).

Lebih lanjut Polwan senior dijajaran Polres Sumenep menjelaskan bahwa bayi perempuan itu terbungkus kain warna hitam setelah dibuka lengkap dengan ari-arinya. Setelah menemukan bayi perempuan tersebut, Nyai Lutfiah memberi tahu Hj Ama dukun beranak di dusun setempat.

Baca Juga :  Merawat Santri hingga Jadi Hafidz, Guru Diniyah Diganjar Penghargaan di Naghfir’s Institute Award 2026

“Lalu bersama warga sekitar, Hj Ama mengambil bayi untuk dimandikan. Dan untuk sementara bayi malang tersebut dirawat ibu Sumiyati, warga setempat,” terang AKP Widi.

Eks Kapolsek Kota Sumenep menambahkan pada hari Selasa (04/04/2023) sekira pukul 08.30 anggota Polsek Pasongsongan mendatangi lokasi penemuan bayi tersebut untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga :  Lonjakan Penumpang Terminal Arya Wiraraja Sumenep Capai 100 Orang Per Hari Selama Nataru

“Guna memberikan perawatan lebih maksimal kepada bayi itu, kemudian dibawa ke Puskesmas Pasongsongan untuk diberikan tindakan medis,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kepala Bapenda Sumenep Beberkan Peran Pajak Kendaraan dalam Menguatkan PAD
HUT ke-81 RI Jadi Momentum, Pemprov Jatim Bebaskan Pajak Kendaraan hingga 31 Agustus
Kapolresta Sumenep dan Bakesbangpol Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah
Polisi Sita 10 Botol Arak Bali di Sapeken, Peredaran Miras Dibongkar dari Informasi Warga
Diskop UKM dan Perindag Sumenep Gelar Bimtek SAK-EP, Perkuat Tata Kelola 50 Koperasi
Dialog Interaktif di RRI Sumenep Bongkar Program Pembebasan Pajak 2026, Satlantas Ajak Warga Manfaatkan Kebijakan
MagangHub Batch I 2026 Resmi Dibuka, Rutan Sumenep Bekali Peserta Disiplin dan Etika Kerja
Gebyar Kemerdekaan Kemenag Sumenep Pecah! ASN Adu Kekompakan, Tawa Warnai Lomba HUT RI

BERITA TERKAIT

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Kepala Bapenda Sumenep Beberkan Peran Pajak Kendaraan dalam Menguatkan PAD

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

HUT ke-81 RI Jadi Momentum, Pemprov Jatim Bebaskan Pajak Kendaraan hingga 31 Agustus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Kapolresta Sumenep dan Bakesbangpol Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Polisi Sita 10 Botol Arak Bali di Sapeken, Peredaran Miras Dibongkar dari Informasi Warga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Diskop UKM dan Perindag Sumenep Gelar Bimtek SAK-EP, Perkuat Tata Kelola 50 Koperasi

BERITA TERBARU