JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya meningkatkan kualitas pembinaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep mendapat dukungan nyata dari kalangan akademisi. Pada Rabu (24/9/2025), mahasiswa Fakultas Psikologi Institut Kariman Wirayudha melaksanakan observasi psikologis terhadap warga binaan berusia di bawah 20 tahun.
Observasi dilakukan dengan pendekatan wawancara langsung, didampingi petugas rutan. Melalui interaksi ini, mahasiswa berusaha memahami kebutuhan psikologis sekaligus menggali tantangan yang dihadapi para remaja selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Heri Sutriadi, menyebut kegiatan ini sebagai langkah penting dalam memperkaya pola pembinaan yang ada.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan observasi ini. Hasilnya bisa menjadi masukan berharga bagi program pembinaan, khususnya untuk warga binaan remaja. Harapan kami, pembinaan yang dijalankan semakin optimal dan mampu menyentuh kebutuhan psikologis mereka,” ujar Heri dalam keterangan tertulis, Kamis (25/09/2025)
Kegiatan berlangsung lancar dengan antusiasme dari kedua belah pihak. Para mahasiswa menunjukkan keseriusan dalam mendalami dinamika psikologis warga binaan, sementara remaja yang menjadi peserta tampak terbuka dalam berbagi pengalaman.
Selain memberi manfaat akademik bagi mahasiswa, hasil observasi ini diharapkan memberi kontribusi nyata bagi penguatan pembinaan di rutan. Pendekatan berbasis psikologis diyakini dapat membantu warga binaan remaja menghadapi masa hukumannya dengan lebih sehat secara mental, serta mempersiapkan mereka untuk kembali ke masyarakat.
Sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan perguruan tinggi ini mencerminkan semangat pembinaan yang lebih humanis, komprehensif, dan berorientasi pada reintegrasi sosial. (REDJAVA****)









