JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di balik sunyi Desa Aeng Dake, Kecamatan Bluto, terselip kisah tentang keteguhan hidup dan harapan yang tak pernah padam.
Di tempat inilah, Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menegaskan kehadirannya, menyapa warga yang membutuhkan dengan sentuhan kepedulian yang nyata.
Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, SH, MH, turun langsung ke lapangan menyalurkan bantuan kepada dua keluarga, Bahri dan Basiyah, yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
Bantuan berupa uang tunai dan paket sembako diserahkan langsung di kediaman mereka, menghadirkan haru yang tak terucapkan.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati tidak sendiri. Ia didampingi oleh Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep, Dr R Abd Rahman Riadi, Ketua Baznas Sumenep, unsur Forkopimda Kecamatan Bluto, serta perangkat desa setempat.
Kehadiran lintas unsur ini menjadi simbol kuat sinergi dalam menguatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir secara nyata di tengah masyarakat. Tidak hanya melalui program, tetapi juga dengan turun langsung melihat kondisi warga,” kata KH Imam Hasyim, SH, MH disela-sela kegiatan.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menegaskan, setiap langkah yang dilakukan pemerintah daerah merupakan bagian dari komitmen untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.
“Bantuan ini adalah wujud perhatian kami. Semoga bisa memberikan manfaat dan sedikit mengurangi beban yang dirasakan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep, Dr R Abd Rahman Riadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak lepas dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memastikan bantuan tepat sasaran.
“Kami melakukan pendataan dan verifikasi langsung di lapangan agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan,” ujar Rahman Riadi
Menurutnya, kolaborasi dengan Baznas serta dukungan berbagai pihak di tingkat kecamatan hingga desa menjadi kekuatan penting dalam mempercepat penanganan sosial.
“Sinergi ini membuat penyaluran bantuan menjadi lebih efektif dan menyentuh langsung masyarakat,” ujarnya.
Ia pun menegaskan bahwa pendekatan kemanusiaan tetap menjadi landasan utama dalam setiap program sosial yang dijalankan.
“Yang kami bawa bukan hanya bantuan, tetapi juga kepedulian dan harapan agar masyarakat merasa tidak sendiri,” tegas Dr. Rahman Riadi.
Kehadiran Wakil Bupati bersama jajaran di Desa Aeng Dake menjadi lebih dari sekadar kunjungan.
Ia menjelma menjadi simbol bahwa di tengah keterbatasan, selalu ada perhatian yang datang mengetuk pintu membawa harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. (REDJAVA****)













