JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana khusyuk Ramadhan 1447 Hijriah terasa kian hangat di sejumlah masjid dan mushala di Kabupaten Sumenep, Jumat (18/2/2025). Di balik lancarnya pelaksanaan Sholat Tarawih dan pembagian zakat mal yang digelar oleh Said Abdullah, terdapat kerja senyap aparat kepolisian yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Sebanyak 193 personel gabungan diterjunkan oleh Polres Sumenep untuk melakukan pengamanan sejak pukul 16.00 WIB hingga 20.00 WIB. Pengamanan difokuskan di sejumlah titik, di antaranya Mushala Wakaf Abdullah, Masjid Laju, Masjid Nasabandiyah, Mushala Habib Muhsin, Mushala Zainab, Mushala Ba’antar, Mushala Bahrez, serta Masjid Fatimah Bin Gauzan.
Kehadiran aparat tidak hanya sekadar berjaga. Personel terlihat mengatur arus jamaah, membantu lansia penerima zakat, hingga memastikan tidak terjadi penumpukan massa saat proses distribusi berlangsung. Pendekatan humanis dikedepankan agar masyarakat tetap merasa nyaman menjalankan ibadah.
Kapolres Sumenep, Anang Hardiyanto, menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga kekhusyukan Ramadhan sekaligus mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman. Pengamanan ini adalah bagian dari pelayanan Polri agar kegiatan keagamaan maupun sosial di bulan Ramadhan berjalan tertib dan kondusif,” tegas AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K.
Menurutnya, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama terciptanya situasi yang aman. Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan gangguan berarti, dan seluruh rangkaian acara berjalan lancar.
“Alhamdulillah, mulai dari Sholat Tarawih hingga pembagian zakat mal, semuanya berlangsung aman, lancar, dan terkendali. Ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk menjaga ketertiban sudah sangat baik,” tambahnya.
Polres Sumenep memastikan pengamanan serupa akan terus ditingkatkan sepanjang bulan suci Ramadhan. Patroli rutin dan kehadiran personel di titik-titik keramaian akan dioptimalkan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Sumenep.
Di bulan yang penuh berkah ini, kolaborasi antara aparat, tokoh masyarakat, dan warga menjadi fondasi penting dalam merawat kedamaian. Ramadhan pun tak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga ruang memperkuat solidaritas sosial dalam suasana yang aman dan harmonis. (REDJAVA****)












