JAVANETWORK CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, menyelenggarakan kegiatan assessment Posyandu pada Sabtu, 12 Juli 2024, yang dipusatkan di Pendopo Balai Desa Pamolokan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya evaluatif dan penguatan kelembagaan Posyandu sebagai pilar utama pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.
Kegiatan ini diikuti oleh kader Posyandu, perangkat desa, Tim Penggerak PKK Desa Pamolokan, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Pamolokan. Tujuannya tak lain adalah meninjau kembali pelaksanaan Posyandu, mendengarkan aspirasi para kader, sekaligus membangun sinergi lintas sektor untuk peningkatan layanan yang lebih maksimal.
Penjabat (PJ) Kepala Desa Pamolokan Ahmad Zayyadi yang menjadi menegaskan pentingnya assessment ini sebagai instrumen perbaikan berkelanjutan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Assessment ini bukan sekadar agenda tahunan, tapi menjadi ruang bersama untuk melihat apa yang sudah berjalan baik, dan apa yang masih perlu diperbaiki. Kita ingin kader-kader Posyandu terus berkembang dan memiliki kapasitas yang kuat untuk mendampingi masyarakat,” ungkap PJ Kades Pamolokan Ahmad Zayyadi.
Ia juga menyampaikan bahwa peran Posyandu di masa kini semakin luas, tidak hanya pada aspek penimbangan dan imunisasi, tetapi juga mencakup edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, dan penyadaran pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Oleh karena itu, pembinaan secara rutin dan penyegaran informasi bagi para kader sangat dibutuhkan.
Kegiatan berlangsung dinamis dengan diskusi aktif antara kader dan pemangku kepentingan. Para kader menyampaikan berbagai temuan dan tantangan yang mereka hadapi di lapangan, termasuk kebutuhan pelatihan lanjutan dan peningkatan sarana pendukung. Di sisi lain, pihak Puskesmas juga memberikan masukan teknis yang konstruktif guna memperkuat pencatatan dan pelaporan kegiatan Posyandu.
Dengan penuh semangat, para kader yang hadir mengenakan seragam kuning-hitam tampak antusias mengikuti kegiatan hingga selesai. Mereka mengapresiasi inisiatif pemerintah desa yang memberikan ruang evaluatif sekaligus mendorong perbaikan secara nyata.
“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Pamolokan berharap Posyandu terus menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan dasar yang humanis, partisipatif, dan berkelanjutan bagi seluruh warga desa,” pungkas Didik, sapaan akrabnya.









