JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Komunitas KBS Sumenep kembali melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan 75 nasi bungturat kepada pengendara yang melintas di Jalan Urip Sumoharjo, Desa Pabian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.
Kegiatan ini berlangsung pada hari Jum’at, 28 November 2025, dan menjadi bagian dari rutinitas yang telah menjadi tradisi bagi komunitas tersebut. Pembagian nasi bungturat ini bertujuan untuk memberi sedikit kebaikan dan kebahagiaan bagi masyarakat, terutama mereka yang tengah beraktivitas di jalan.
Ketua KBS Sumenep, Ahmad Sahruddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi pengendara yang mungkin sedang terburu-buru atau belum sempat makan. Menurutnya, aksi sosial ini juga sebagai bagian dari upaya mereka untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin memberi sedikit kebahagiaan kepada mereka yang sedang dalam perjalanan, terutama yang mungkin terburu-buru dan tidak sempat makan. Semoga kegiatan ini bisa meringankan beban mereka,” ujar Ahmad Sahruddin di sela kegiatan.
Lebih lanjut, Ahmad Sahruddin menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar berbagi makanan, melainkan juga untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian antar sesama. Pembagian nasi bungturat ini menjadi simbol kecil dari semangat gotong royong yang terus dijaga oleh komunitas KBS Sumenep.
“Ini adalah salah satu cara kami untuk menguatkan rasa kebersamaan dan kepedulian antar sesama. Bagi kami, ini bukan sekadar tentang nasi, tetapi tentang berbagi kebaikan yang bisa menyentuh hati banyak orang,” tambahnya.
Sebagai penutup, Ahmad berharap agar kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk melakukan tindakan kebaikan serupa, tak hanya dalam skala kecil tetapi juga dalam bentuk yang lebih luas. Menurutnya, kebersamaan dan gotong royong harus terus ditumbuhkan dalam masyarakat.
“Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk melakukan kebaikan yang serupa, bahkan dalam skala yang lebih besar. Semangat gotong royong harus terus kita tanamkan, agar masyarakat semakin peduli satu sama lain,” tutup Ahmad Sahruddin.
Dengan kegiatan sosial seperti ini, KBS Sumenep tidak hanya memberikan nasi, tetapi juga menyebarkan semangat kepedulian yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan sederhana ini membuktikan bahwa berbagi kebaikan, meski kecil, dapat membawa dampak yang besar bagi banyak orang. (REDJAVA****)









