Waspada El Nino di Madura, BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ajak Masyarakat Hemat Air dan Jaga Lingkungan

Minggu, 5 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Trunojoyo Kalianget mengingatkan masyarakat di wilayah Madura untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak fenomena El Nino yang mulai memengaruhi kondisi cuaca. Memasuki puncak musim kemarau, udara yang semakin kering berpotensi memicu krisis air bersih hingga meningkatkan risiko kebakaran lahan dan lingkungan.

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Kalianget, Arie Widjajanto, mengatakan wilayah Madura saat ini telah berada pada kategori waspada sehingga diperlukan langkah antisipasi sejak dini oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Saat ini, terutama di wilayah Madura, kita sudah masuk dalam kategori waspada. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino,” kata Arie Widjajanto, Minggu (05/07/2026).

Menurut Arie, salah satu langkah paling penting adalah memanfaatkan seluruh sumber air secara bijaksana. Ketersediaan air harus dijaga agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga musim kemarau berakhir.

“Masyarakat diharapkan benar-benar memanfaatkan sumber-sumber air yang ada secara arif dan bijaksana. Air merupakan kebutuhan yang sangat vital sehingga keberlangsungannya harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Selain ancaman berkurangnya cadangan air, BMKG juga menyoroti meningkatnya potensi kebakaran akibat kondisi cuaca yang semakin panas dan kelembapan udara yang rendah. Situasi tersebut membuat lahan kering maupun lingkungan permukiman lebih mudah terbakar apabila terjadi kelalaian.

“Potensi kebakaran lahan maupun kebakaran lingkungan saat kondisi seperti ini sangat tinggi. Udara yang kering membuat api lebih mudah muncul dan cepat menyebar,” jelas Arie.

Karena itu, BMKG mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api, termasuk pembakaran sampah maupun pembukaan lahan dengan cara dibakar.

“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Dengan kewaspadaan dan kepedulian bersama, kita berharap tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan selama musim kemarau berlangsung,” pungkas Arie Widjajanto.

BMKG menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi dampak El Nino. Upaya sederhana seperti menghemat penggunaan air, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran diharapkan mampu meminimalkan risiko bencana selama musim kemarau di wilayah Madura.

Baca Juga :  Jelang Putusan Oknum Guru Cabul, Besok GMNI dan PMII Bakal Seruduk Kantor PN Sumenep Desak Hukuman Maksimal

Berita Terkait

PKH Sumenep Tahap I dan II Tuntas Disalurkan, Rp119,7 Miliar Masuk Rekening 76 Ribu Lebih KPM
Kerapan Sapi Sumenep Jadi Momentum TNI Lestarikan Budaya Madura dan Perkuat Persatuan
DPC PKB Sumenep Bentuk Kepengurusan Baru, Kader Muda Dominan dan Perempuan Capai 40 Persen
Danrem Bhaskara Jaya Buka Festival Keris Sumenep, Dorong Aengtongtong Jadi Destinasi Wisata Budaya Kelas Nasional
Musda X LDII Sumenep Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dengan Pemkab untuk Pembangunan Daerah
Haflatul Imtihan Annuqayah 2026 Perkuat Sanad Keilmuan Melalui Bedah Buku The Qur’anything
Kisah Haru Nabil Sidoarjo: Tak Bisa Berjalan Pasca Kecelakaan, Kini Dapat Kursi Roda dan Jaminan Pendidikan dari Lita Machfud Arifin
Kurve di Mako Polres Sumenep, Bangun Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Lingkungan

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:05 WIB

PKH Sumenep Tahap I dan II Tuntas Disalurkan, Rp119,7 Miliar Masuk Rekening 76 Ribu Lebih KPM

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:27 WIB

Waspada El Nino di Madura, BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ajak Masyarakat Hemat Air dan Jaga Lingkungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:59 WIB

Kerapan Sapi Sumenep Jadi Momentum TNI Lestarikan Budaya Madura dan Perkuat Persatuan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:00 WIB

DPC PKB Sumenep Bentuk Kepengurusan Baru, Kader Muda Dominan dan Perempuan Capai 40 Persen

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:55 WIB

Danrem Bhaskara Jaya Buka Festival Keris Sumenep, Dorong Aengtongtong Jadi Destinasi Wisata Budaya Kelas Nasional

Berita Terbaru