JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana pagi di halaman Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Sumenep) pada Senin (13/10/2025) terasa berbeda. Tepat pukul 06.30 WIB, seluruh guru, ustaz-ustazah, dan siswa-siswi sudah berbaris rapi mengikuti upacara bendera rutin yang berlangsung penuh khidmat.
Yang menarik, kali ini pembina upacara berasal dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sumenep. Kepala Dispusip Rudi Yuyianto, S.E., M.Si. diwakili oleh Pustakawan Ahli Muda Drs. Syaiful Bahri, yang hadir memberikan amanat inspiratif kepada ratusan peserta upacara.
Dalam sambutannya, Syaiful Bahri mengajak seluruh siswa untuk menjadikan waktu sebagai aset berharga dalam menuntut ilmu.
“Gunakan waktu sebaik mungkin untuk belajar dan berbuat kebaikan. Pelajar yang sukses bukan hanya rajin di sekolah, tapi juga pandai mengatur waktu di rumah,” ujarnya di hadapan peserta upacara.
Ia juga menekankan pentingnya sikap sopan santun dan disiplin sebagai fondasi karakter seorang pelajar.
“Kedisiplinan bukan hanya soal hadir tepat waktu di sekolah, tapi juga bagaimana kita menghormati orang tua, guru, dan menaati aturan di mana pun berada,” katanya menegaskan.
Lebih jauh, Syaiful mengingatkan agar generasi muda menjauhi perilaku negatif seperti merokok dan pergaulan bebas. Menurutnya, hal kecil seperti menjaga diri adalah cermin kecerdasan moral yang harus dimiliki setiap pelajar.
“Anak-anak hebat bukan mereka yang ingin terlihat keren dengan kebiasaan buruk, tapi yang berani berkata ‘tidak’ pada hal-hal yang merusak masa depan,” tegasnya.
Tak hanya itu, Syaiful juga mendorong para siswa untuk berani mengembangkan bakat sesuai minat masing-masing. Ia meyakini bahwa setiap anak memiliki potensi besar yang perlu diarahkan dengan bijak.
“Ukirlah prestasi sesuai hobi dan kemampuan kalian. Jadilah anak yang saleh dan salihah, karena kebanggaan terbesar orang tua adalah melihat anaknya tumbuh berakhlak baik dan berprestasi,” tutup Bang Ipong sapaan akrabnya.
Kegiatan upacara bendera di MIN 1 Sumenep merupakan agenda rutin setiap Senin yang bertujuan menanamkan semangat nasionalisme dan membentuk karakter pelajar yang unggul. Dengan hadirnya perwakilan dari Dispusip Sumenep, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat budaya literasi dan kedisiplinan di lingkungan pendidikan dasar.
Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah ini menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara moral dan sosial. (REDJAVA****)












