Suara Pelajar Sumenep Menggema di KLIK#2: Bedah Isu TKA dari Perspektif Generasi Muda

Senin, 7 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Pelajar Sumenep Menggema di KLIK#2: Bedah Isu TKA dari Perspektif Generasi Muda

Suara Pelajar Sumenep Menggema di KLIK#2: Bedah Isu TKA dari Perspektif Generasi Muda

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Suasana di Untung Café, Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep terasa berbeda.

Puluhan pelajar dari berbagai sekolah di Sumenep dan luar daerah berkumpul dalam semangat diskusi kritis pada gelaran KLIK#2 (Kupas Langsung Isu Terkini), sebuah forum intelektual besutan Pelajar Islam Indonesia (PII) Kabupaten Sumenep, Senin (07/07/2025) malam.

Mengusung tema “Tes Kompetensi Akademik: Reaktualisasi Standarisasi Intelektual dalam Format Kebijakan yang Diperbarui,” KLIK#2 menjadi panggung terbuka bagi para pelajar untuk menggugat, mengkritisi, sekaligus menyumbang gagasan terhadap sistem pendidikan yang berlaku, khususnya seputar isu Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Hadir sebagai narasumber, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Mohammad Fajar Hidayat, S.IP., M.M., yang menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian pelajar terhadap isu-isu strategis.

“Saya kagum dengan daya kritis dan kepedulian adik-adik pelajar. Ini menunjukkan bahwa pelajar Sumenep tidak hanya belajar, tetapi juga berpikir dan peka terhadap lingkungan sekitarnya,” ujar Fajar.

Eks Lurah Bangselok Kecamatan Kota Sumenep itu menambahkan, pelajar perlu terus membiasakan diri membaca situasi sosial dan pendidikan di sekelilingnya sebagai bekal menuju masa depan yang lebih berdaya.

Baca Juga :  Kabid Humas Polda Jatim Tegaskan Pembongkaran Tugu Silat Tetap Berlanjut

Acara yang diikuti oleh 51 pelajar dari 17 sekolah ini menciptakan ruang dialog yang hidup dan interaktif. Sekolah-sekolah yang terlibat antara lain:

1. Binar Junior High School Kebunagung

2. SMPN 1 Sumenep

3. SMPN 1 Kalianget

4. SMAN 1 Sumenep

5. SMAN 2 Sumenep

6. SMAN 3 Sumenep

7. SMA Muhammadiyah Sumenep

8. SMA Progresif Bumi Sholawat, Sidoarjo

Baca Juga :  Pelataran Masjid Jamik Sumenep Diselimuti Nuansa Religius di Malam Gebyar Muharram 1447 H

9. SMP Progresif Bumi Sholawat, Sidoarjo

10. MTsN 2 Sumenep

11. MAN Kota Batu

12. Pondok Pesantren Dalwa, Bangil

13. Ar-Rohmah IIBS

14. SMA Yas’a

15. SMPI Lukman Al Hakim, Sumenep

16. SMK Gresik

17. SMK Muhammadiyah 7 Malang

Sesi diskusi berlangsung dinamis. Para peserta tak segan mengutarakan keresahan mereka tentang sistem penilaian akademik yang dirasa belum sepenuhnya merefleksikan kemampuan pelajar secara utuh.

Sejumlah pertanyaan tajam dan kritik konstruktif mengalir dari podium ke forum, memperlihatkan bahwa pelajar Sumenep tak hanya melek isu, tetapi juga siap menjadi mitra berpikir dalam pembangunan pendidikan.

Di akhir acara, para peserta diajak menuangkan ide dan harapan mereka dalam bentuk tulisan, yang kemudian dikumpulkan sebagai bentuk aspirasi kolektif.

Baca Juga :  Di Ponpes Annuqoyah Guluk-Guluk, Wapres RI KH Ma'ruf Amin : Pesantren Harus Jadi Central Peradaban

Harapan-harapan ini nantinya akan dikompilasi oleh PII Sumenep sebagai bahan rekomendasi kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan berbasis kebutuhan pelajar.

Sementara Kepala Bidang Kajian dan Kaderisasi Umat (K2U) PII Sumenep, Zahira Nasywa Ramadhani, turut menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan acara ini.

“Alhamdulillah, selain karena izin dan kuasa Allah, partisipasi aktif teman-teman PD juga sangat membantu hingga KLIK#2 berjalan lancar, menjadi penutup manis di akhir masa jabatan saya,” ungkap Zahira.

Melalui forum seperti KLIK, PII Sumenep ingin terus menumbuhkan budaya literasi dan keberanian bersuara di kalangan pelajar. Bahwa mereka bukan hanya objek sistem, tapi juga subjek perubahan yang mampu memberi warna bagi masa depan pendidikan Indonesia. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta
Hadiri Puncak Madura EV-Day 2026 Bersama Bupati, Danyonif TP 931/KJ Apresiasi Langkah Progresif Sumenep
Sinergi Hijau di Tanah Wali: Ratusan Prajurit Yonif TP 931/ Ksatria Jokotole dan Sipil Sulap Kawasan Asta Tinggi Sumenep Jadi Asri
Implementasi Perbup Kendaraan Listrik, Bupati Sumenep Resmikan SPKLU di Taman Adipura
Siasat PASI Sumenep Tatap Porprov Jatim: Isolasi Atlet Senior hingga Genjot Pemula
Hadir Langsung di Pengesahan PSHT Sumenep, Kapolres Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:30 WIB

Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:05 WIB

Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:57 WIB

Hadiri Puncak Madura EV-Day 2026 Bersama Bupati, Danyonif TP 931/KJ Apresiasi Langkah Progresif Sumenep

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:19 WIB

Sinergi Hijau di Tanah Wali: Ratusan Prajurit Yonif TP 931/ Ksatria Jokotole dan Sipil Sulap Kawasan Asta Tinggi Sumenep Jadi Asri

Berita Terbaru