JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kabupaten Sumenep resmi mencetak sejarah baru dalam pengembangan ekosistem kendaraan hijau. Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di area publik se-Pulau Madura.
Fasilitas modern hasil kolaborasi Pemkab Sumenep dan PT PLN (Persero) ini berdiri kokoh di kawasan Taman Adipura sisi timur, Kabupaten Sumenep. Peresmian ikonik ini dilakukan di sela-sela kemeriahan agenda Madura EV Day 2026, Minggu (21/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan di lokasi, acara berlangsung sangat meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan. Mulai dari senam bersama, santunan anak yatim, hingga parade (tour) sepeda listrik dan mobil listrik. Acara ini juga didukung penuh oleh Air Mineral Purnama sebagai sponsor.
Bupati Sumenep yang akrab disapa Cak Fauzi menegaskan, kehadiran SPKLU ini bukan sekadar gaya-gayaan. Langkah ini merupakan bukti konkret komitmen Pemkab Sumenep dalam mendukung penuh program percepatan kendaraan listrik berbasis baterai yang dicanangkan pemerintah pusat.

”Pemerintah Kabupaten Sumenep menjalankan amanat Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 serta Peraturan Bupati Sumenep Nomor 87 Tahun 2022 terkait penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas. Kehadiran SPKLU ini adalah wujud nyata komitmen kami, bukan sekadar wacana,” kata Achmad Fauzi di lokasi, Minggu (21/6/2026).
Cak Fauzi menjelaskan alasan strategis di balik pemilihan Taman Adipura sebagai lokasi SPKLU pertama. Sebagai ruang terbuka hijau favorit, area ini diyakini mampu mempermudah mobilitas para pengguna kendaraan listrik (Electric Vehicle), termasuk para pelancong.

”Taman Adipura ini pusat keramaian kota. Dengan adanya SPKLU di ruang publik ini, kami ingin memberikan jaminan kemudahan bagi masyarakat maupun wisatawan yang memakai kendaraan listrik saat berkivitas di Sumenep,” ujarnya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Sumenep ini berharap infrastruktur baru ini bisa mengikis keraguan masyarakat untuk beralih dari kendaraan konvensional ke kendaraan ramah lingkungan. Sumenep siap memimpin transisi energi di Pulau Garam.

”Ini menjadi langkah nyata untuk mendukung energi bersih, mengurangi emisi, sekaligus mendorong masyarakat agar semakin yakin menggunakan kendaraan listrik. Kita harus berani memulai masa depan dari sekarang,” tambah Ketua DPC PDI-P Sumenep itu.
Sumenep kini resmi memegang tonggak pelopor ekosistem green transportation di Madura. Menutup arahannya, Cak Fauzi berharap langkah berani Sumenep ini bisa menular ke kabupaten-kabupaten tetangga di Madura.

”Kami bangga karena Kabupaten Sumenep menjadi kabupaten pertama di Pulau Madura yang memiliki SPKLU di area publik. Semoga ini menjadi pemantik dan contoh bagi daerah lain di Madura untuk menyukseskan program kendaraan listrik nasional,” pungkasnya.
Usai menggunting pita bersama jajaran PT PLN dan didampingi Sekdakab Sumenep, Bupati Achmad Fauzi langsung melakukan aksi nyata. Ia secara simbolis melakukan pengisian daya (charging) mobil listrik pribadinya di SPKLU tersebut, menandai bahwa fasilitas masa depan ini resmi beroperasi penuh untuk masyarakat luas. (REDJAVA).









