JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Gelaran Uniba Fun Run 2026 sukses menyulap lingkungan Kampus Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura menjadi pusat perhatian publik, Minggu pagi. Sebanyak 1.150 peserta dari berbagai daerah memadati area kampus, menjadikan ajang ini sebagai salah satu event olahraga massal terbesar yang pernah digelar di Kabupaten Sumenep.
Sejak pagi hari, arus peserta terus berdatangan. Tidak hanya berasal dari wilayah Sumenep dan Madura, pelari juga datang dari sejumlah daerah di Pulau Jawa. Antusiasme tinggi tersebut menandai besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan olahraga terbuka yang dikemas secara inklusif dan rekreatif.
Atmosfer kemeriahan semakin terasa dengan kehadiran Madura United FC full tim sebagai bintang tamu. Klub sepak bola kebanggaan masyarakat Madura itu menjadi magnet tersendiri, memicu euforia peserta sekaligus menarik perhatian penonton yang memadati area start dan finish.
Sebelum pelepasan peserta, Ketua Yayasan Qudsiyah Bahauddin, Prof. Dr. Achsanul Qosasi, CSFA., CFrA., menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Uniba Fun Run 2026. Ia menilai kegiatan tersebut merepresentasikan peran strategis perguruan tinggi dalam membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi ruang kebersamaan yang sehat dan produktif. UNIBA Madura ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang memberi manfaat nyata,” kata Prof. Achsanul Qosasi.
Ia menegaskan bahwa kampus tidak boleh berdiri sebagai menara gading, melainkan harus menjadi bagian dari denyut kehidupan sosial. Melalui event seperti Uniba Fun Run, nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, dan kepedulian sosial dapat tumbuh secara alami.
“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing. Kegiatan seperti ini adalah salah satu ikhtiar ke arah itu,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Uniba Fun Run 2026, Moh. Iskil El Fatih, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda perdana yang diselenggarakan di lingkungan Kampus UNIBA Madura. Meski baru pertama kali digelar, antusiasme peserta dinilai melampaui ekspektasi panitia.
“Ini adalah kegiatan perdana di Kampus UNIBA Madura, dan alhamdulillah respons masyarakat sangat luar biasa. Jumlah peserta yang mencapai 1.150 orang menjadi bukti bahwa kegiatan olahraga seperti ini sangat dibutuhkan,” jelas Iskil.
Menurutnya, Uniba Fun Run dirancang tidak hanya sebagai ajang olahraga rekreatif, tetapi juga sebagai ruang pembinaan dan pencarian potensi atlet lokal. Panitia ingin menjadikan kegiatan ini sebagai pintu masuk pengembangan olahraga yang lebih terstruktur.
“Kami tidak ingin berhenti pada fun run semata. Ke depan, kegiatan ini kami desain sebagai bagian dari ekosistem pembinaan olahraga, sehingga bisa melahirkan bibit-bibit atlet potensial dari Madura,” jelasnya.
Iskil menambahkan, keterlibatan Madura United FC dalam kegiatan tersebut memberikan dampak psikologis yang besar bagi peserta, khususnya generasi muda. Kehadiran pemain profesional diharapkan mampu menumbuhkan motivasi dan mimpi anak-anak Madura untuk berprestasi di bidang olahraga.
“Kehadiran Madura United full tim menjadi energi tersendiri. Ini memberi pesan kuat bahwa mimpi menjadi atlet profesional itu nyata dan bisa diraih,” ungkapnya.
Ia berharap Uniba Fun Run dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang, baik dari sisi jumlah peserta, kualitas penyelenggaraan, maupun dampak sosial yang dihasilkan. Dengan kolaborasi berbagai pihak, UNIBA Madura optimistis dapat menjadikan event ini sebagai ikon olahraga kampus di Madura. (REDJAVA/$$$)












